DODI SYAHPUTRA MM

CATATAN JURNALISTIK DAN PERSONAL

Ganefri : Bangun Daerah tak Harus Jadi Pemimpin

http://www.padangtoday.com/ganefri-bangun-daerah-tak-harus-jadi-pemimpin/

PROF GANEFRI5 PROF GANEFRI3

PROF GANEFRI

PROF GANEFRI

PROF GANEFRI6 PROF GANEFRI7

Meski menyatakan tidak ikut serta dalam pertarungan politik di kampung halamannya, namun akademisi andal Sumatera Barat yang menasional, Profesor Ganefri menyatakan bahwa dirinya siap untuk mencurahkan segenap tenaga dan pemikiran untuk kampung halaman.

Selaku anak Limapuluh Kota yang punya andil selama ini membangun dan mengembangkan dunia pendidikan serta gerak ekonomi di Limapuluh Kota, Dekan Fakultas Teknik Universitas Negeri Padang yang dipinang berkali-kali oleh berbagai lembaga ini, mengaku serius ingin membantu siapapun calon yang juga serius membangun Limapuluh Kota.

”Kaki saya tegakkan, tangan saya ulurkan, pikiran saya bagi, semangat dan relasi saya akan arahkan untuk kemajuan daerah ini!” demikian Profesor Ganefri setelah berbuka puasa bersama keluarga besar dan anak yatim di Gallery 51 Payakumbuh, Minggu (21/7).

Bersama istri dan anak-anaknya, serta sang Ibunda dan keluarga besarnya, kepada wartawan Ganefri yang dipercaya menjadi projeck manager Islamic Development Bank di UNP itu mengatakan bahwa Limapuluh Kota bukan hanya kampung halaman baginya. Khusus di pendidikan kejuruan, buah tangan Profesor Ganefri di berbagai sekolah di Limapuluh Kota telah menampakkan kemajuan. Beberapa waktu lalu, Kota Payakumbuh pun ikut diperhatikannya.

Semangat pria yang masih memegang amanah Dekan Fakultas Teknik UNP untuk periode kedua kalinya ini memang sangat tinggi. Mobilitasnya ke pusat dan dunia internasional juga menggunung. Tak salah, jika banyak kepercayaan pusat diembankan kepadanya. Universitas Negeri Padang, salah satunya diperjuangkan oleh Profesor Ganefri, kini mendunia.

Ditanyakan tentang Limapuluh Kota, Profesor Ganefri mengaku siap memberi andil dan segenap kemampuannya. ”Tak harus jadi Bupati, Insya Allah tenaga dan pemikiran dan relasi saya maksimalkan buat daerah yang kampung halaman saya ini. Ganefri besar di Simpang Bakiah, Kecamatan Guguak, Limapuluh Kota,” terangnya.

9 JULI, KPU SIAP LAKSANAKAN PILPRES

9 JULI, KPU SIAP LAKSANAKAN PILPRES
PAYAKUMBUH

KPU PAYAKUMBUH -

Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Payakumbuh berkomitmen dengan segenap kemampuannya untuk merealisasikan target 70-75 persen pemilih yang menggunakan hak pilihnya di 200 Tempat Pemungutan Suara yang tersebar di 5 kecamatan. Sebanyak 86.900 orang pemilih yang telah masuk dalam Daftar Pemilih Tetap, per 1 Juni 2014 lalu, siap untuk menggunakan hak suaranya Rabu, 9 Juli mendatang di Kota Payakumbuh.
”Saat ini, Ketua-Ketua Kelompok Panitia Pemilihan Suara (KPPS) sedang memeriksa kelengkapan surat suara di gudang KPU bersama Ketua-Ketua PPS dan PPK,” ujar Ketua KPU Payakumbuh Hetta Manbayu. Bahwa saat digelarnya jumpa pers, Komisioner Divisi Logistik Haidi Mursal sedang memimpin pemeriksaan kesiapan logistik, termasuk surat suara yang telah disiapkan sebanyak 86.900 surat suara, ditambah 2 persen suara cadangan per TPS. Maka jadinya, surat suara berjumlah 88.739.
Untuk pemilih khusus tambahan, bagi yang bermodal KTP saja, masih dibolehkan. Hanya saja calon pemilih itu harus memilih di wilayah domisili atau kelurahan terdaftar. Komisionr Divisi Teknis Khadavi mengatakan bahwa pendistribusian surat suara dimulai 8 Juli. Soal teknis pemilihan, Khadavi mengatakan cukup dengan satu coblosan saja di kertas suara.
Saat ini, ditegaskan Khadavi bahwa KPU dan jajaran sudah siap melaksanakan Pemilu Presiden dan Wakil Presiden ini. Sebab, seluruh jajaran telah dibimbing teknis seluruhnya. Penguatan sistem pun telah dilaksanakan,
Khusus di Divisi Hukum dan Organisasi, Ade Jumiarti Marlia mengatakan kepada wartawan bahwa KPU sudah membekali seluruh jajaran dengan regulasi. Hingga tahapan Pilpres dilaksanakan, jajaran KPU Payakumbuh sampai ke tingkat terbawah dikatakan bersih persoalan. Nyaris tidak ada lagi kendala.
Menyoal target, disebutkan oleh Yuzalmon, bahwa target 70-75 persen partisipasi pemilih memanfaatkan hak suaranya, tetap akan menjadi target KPU Limapuluh Kota. Target ini realistis. Sebab, menurut Yuzalmon, realisasi sosialisasi sudah optimal. Tinggal lagi, realisasi pemilih yang dengan berbagai pertimbangan, capaian targetnya sedemikian.
”Jika dilihat upaya dan usaha KPU sudah bermacam ragam dan dengan segala upaya. Dari spanduk sampai pengumuman di Masjid-Masjid sudah kita lakukan. Tinggal lagi, optimisme KPU di angka partisipasi 70-75 persen tersebut,” ujar Yuzalmon.
Penyelenggara Pemilu, khususnya jajaran KPU jumlahnya seribu lebih. Detailnya di KPPS 7 orang petugas KPPS ditambah Linmas dikali 200 TPS. Lalu, 3 PPS dengan Sekretariat 3 orang dikali 76 PPS, ditambah 5 orang PPK di tingkat kecamatan ditambah 5 Sekretariat dikali 5 PPK. Jumlahnya, seribuan lebih. Masyarakat oleh KPU diminta ikut mengawasi kinerja para petugas penyelenggara Pemilu ini.
”Jika ada kesalahan mohon diingatkan, jika tidak mohon laporkan ke Panwaslu. Panwaslu akan merekomendasikan ke KPU,” pinta Yuzalmon bersama Komisioner lainnya.
Jajaran KPU sudah di-bimtek yang menekankan agar tidak ada kesalahan dalam setiap tahapan pungut hitung suara. Khadafi mengatakan untuk C1 digandakan sebanyak 7 rangkap. Untuk saksi Capres 2 buah, PPL, kotak suara (yang berhologram), KPU, untuk ditempel, dan arsip.
Intinya, menurut Ketua KPU Kota Payakumbuh Hetta Manbayu, bahwa Pilpres kali ini akan lebih cepat pelaksanaannya dibanding Pemilu Legislatif yang banyak calon. Pun, keputusan Mahkamah Konstitusi sudah memutuskan suara terbanyak, tanpa tedeng aling-aling, menjadi pemenang Pemilu Presiden dan Wakil Presiden.(dsp)

9 JULI, KPU SIAP LAKSANAKAN PILPRES

9 JULI, KPU SIAP LAKSANAKAN PILPRES
PAYAKUMBUH

Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Payakumbuh berkomitmen dengan segenap kemampuannya untuk merealisasikan target 70-75 persen pemilih yang menggunakan hak pilihnya di 200 Tempat Pemungutan Suara yang tersebar di 5 kecamatan. Sebanyak 86.900 orang pemilih yang telah masuk dalam Daftar Pemilih Tetap, per 1 Juni 2014 lalu, siap untuk menggunakan hak suaranya Rabu, 9 Juli mendatang di Kota Payakumbuh.
”Saat ini, Ketua-Ketua Kelompok Panitia Pemilihan Suara (KPPS) sedang memeriksa kelengkapan surat suara di gudang KPU bersama Ketua-Ketua PPS dan PPK,” ujar Ketua KPU Payakumbuh Hetta Manbayu. Bahwa saat digelarnya jumpa pers, Komisioner Divisi Logistik Haidi Mursal sedang memimpin pemeriksaan kesiapan logistik, termasuk surat suara yang telah disiapkan sebanyak 86.900 surat suara, ditambah 2 persen suara cadangan per TPS. Maka jadinya, surat suara berjumlah 88.739.
Untuk pemilih khusus tambahan, bagi yang bermodal KTP saja, masih dibolehkan. Hanya saja calon pemilih itu harus memilih di wilayah domisili atau kelurahan terdaftar. Komisionr Divisi Teknis Khadavi mengatakan bahwa pendistribusian surat suara dimulai 8 Juli. Soal teknis pemilihan, Khadavi mengatakan cukup dengan satu coblosan saja di kertas suara.
Saat ini, ditegaskan Khadavi bahwa KPU dan jajaran sudah siap melaksanakan Pemilu Presiden dan Wakil Presiden ini. Sebab, seluruh jajaran telah dibimbing teknis seluruhnya. Penguatan sistem pun telah dilaksanakan,
Khusus di Divisi Hukum dan Organisasi, Ade Jumiarti Marlia mengatakan kepada wartawan bahwa KPU sudah membekali seluruh jajaran dengan regulasi. Hingga tahapan Pilpres dilaksanakan, jajaran KPU Payakumbuh sampai ke tingkat terbawah dikatakan bersih persoalan. Nyaris tidak ada lagi kendala.
Menyoal target, disebutkan oleh Yuzalmon, bahwa target 70-75 persen partisipasi pemilih memanfaatkan hak suaranya, tetap akan menjadi target KPU Limapuluh Kota. Target ini realistis. Sebab, menurut Yuzalmon, realisasi sosialisasi sudah optimal. Tinggal lagi, realisasi pemilih yang dengan berbagai pertimbangan, capaian targetnya sedemikian.
”Jika dilihat upaya dan usaha KPU sudah bermacam ragam dan dengan segala upaya. Dari spanduk sampai pengumuman di Masjid-Masjid sudah kita lakukan. Tinggal lagi, optimisme KPU di angka partisipasi 70-75 persen tersebut,” ujar Yuzalmon.
Penyelenggara Pemilu, khususnya jajaran KPU jumlahnya seribu lebih. Detailnya di KPPS 7 orang petugas KPPS ditambah Linmas dikali 200 TPS. Lalu, 3 PPS dengan Sekretariat 3 orang dikali 76 PPS, ditambah 5 orang PPK di tingkat kecamatan ditambah 5 Sekretariat dikali 5 PPK. Jumlahnya, seribuan lebih. Masyarakat oleh KPU diminta ikut mengawasi kinerja para petugas penyelenggara Pemilu ini.
”Jika ada kesalahan mohon diingatkan, jika tidak mohon laporkan ke Panwaslu. Panwaslu akan merekomendasikan ke KPU,” pinta Yuzalmon bersama Komisioner lainnya.
Jajaran KPU sudah di-bimtek yang menekankan agar tidak ada kesalahan dalam setiap tahapan pungut hitung suara. Khadafi mengatakan untuk C1 digandakan sebanyak 7 rangkap. Untuk saksi Capres 2 buah, PPL, kotak suara (yang berhologram), KPU, untuk ditempel, dan arsip.
Intinya, menurut Ketua KPU Kota Payakumbuh Hetta Manbayu, bahwa Pilpres kali ini akan lebih cepat pelaksanaannya dibanding Pemilu Legislatif yang banyak calon. Pun, keputusan Mahkamah Konstitusi sudah memutuskan suara terbanyak, tanpa tedeng aling-aling, menjadi pemenang Pemilu Presiden dan Wakil Presiden.(dsp)

BIRO PERJALANAN HAJI DAN UMROH TERPERCAYA

kontak saja kami, Insya Allah Berkah untuk kita semua.GambarGambar

 

 

BRIGADIR JENDRAL WIDAGDO JAMIN TNI NETRAL

Gambar

LGambarGambar

LIMAPULUH KOTA

​Komandan Resimen Militer 032 Wirabraja/Kodam I/Bukit Barisan, Brigjen ​TNI Widagdo ​Hendro Sukoco menjamin netralitas TNI dalam pelaksanaan Pemilihan Umum Presiden dan Wakil Presiden 2014. Jaminan yang ditegaskan mantan Dandim Padang ini ​disampaikannya kepada wartawan di usai Shalat Jumat di Masjid Makodim 0306 50 Kota, berdampingan dengan Bupati Limapuluh Kota Alis Marajo. Danrem didampingi juga oleh Dandim 0306 Letkol Inf ​Trisno Widodo.
Gambar
Jenderal yang murah senyum ini tepat tiba di depan Mako Kodim 0306 50 Kota pukul 11.11 WIB. Disambut dengan tari gelombang dan tari pasambahan, Danrem “manggutik” siriah dalam carano yang diantarkan tiga dara jelita Limapuluh Kota. Brigjen Widagdo dikalungi bunga.

Menerima hormat dari seluruh personil Kodim 0306 50 Kota, para Perwira Seksi dan Danramil didampingi ibu-ibu Persit Kartika Chandra disalami Danrem dengan sapaan ramah seorang jenderal.

Dua kepala daerah, Bupati Limapuluh Kota Alis Marajo dan Wawako Payakumbuh Suwandel Mukhtar di ujung penyambutan dirangkul dan

disalami oleh Jenderal Widagdo dengan ramah. Masih kikuk, dengan ramah Bupati Alis Marajo diajak memasuki ruangan utama Kantor Kodim 0306 50 Kota. Bupati Alis Marajo pun mengikuti.

Sayangnya, tak berapa lama Wawako Suwandel Mukhtar meminta izin hendak kembali ke kantornya. “Gambar

 
Saya mohon izin, Pak Danrem ada kegiatan lain yang harus saya ikuti,” ungkap Suwandel dengan hormat mendalam.

“Ah, mudah-mudahan saya tidak merepotkan,” ujar Danrem berbintang satu itu ke Alis Marajo.

Di Mako Kodim 0306, sudah menunggu para anggota Kodim 0306 di bawah tenda besar. Hingga azan shalat Jumat, pembicaraan antara Danrem, Bupati Alis Marajo, dan Dandim masih berlangsung. Ketiganya kemudian melanjutkan shalat Jumat berjamaah di Masjid Kodim. Ratusan jamaah lainnya, mulai dari tentara, masyarakat umum serta pegawai sudah banyak mengisi ruangan Masjid.

Usai melaksanakan Shalat Jumat, Danrem beserta rombongan menuju Kantor Bupati Limapuluh Kota di Sarilamak. Kali ini, di Aula Kantor Bupati dilangsungkan rapat internal TNI membahas perkembangan dan kekinian teritorial. Rapat ini tertutup untuk diikuti selain TNI.
Sebelum rapat dilangsungkan, Brigadir Jenderal Widagdo Hendro Sukoco menjawab pertanyaan wartawan, bahwa dalam proses Pemilu TNI menjamin netralitas.

“Semua unsur TNI, khususnya di wilayah Korem 032 Wirabraja kami telah perintahkan untuk netral dan tidak ikut serta dalam politik praktis!” ujar Brigjen Widagdo.

Lebih lanjut dikatakannya bahwa dalam Pemilu 2014 TNI selalu siap dengan penugasan apapun yang diperintahkan oleh Mabes TNI. TNI pun menurutnya siap membantu masyarakat, bersama seluruh unsur terkait.(dsp)

Limapuluh Kota

Jelang Pilpres 2014 digelar, Danrem 032 Wirabraja Sumbar Brigjen TNI Widagdo Hendro Sukoco, menjamin netralitas seluruh Bintara Pembina Desa (Babinsa) yang bertugas di wilayahnya. Tidak akan ada Babinsa yang menggalang dukungan buat pasangan Prabowo Subianto-Hatta Rajasa maupun buat pasangan Jokowi-Jusuf Kalla. Jika di Sumbar, para Babinsa ini bertugas di nagari-nagari.

“Saya jamin, tidak akan ada Babinsa atau prajurit TNI di wilayah Korem 032 Wirabraja yang terlibat praktik dukung-mendukung dalam Pilpres 2014. Karena loyalitas TNI hanya untuk NKRI,” tegas Brigjen Widagdo saat melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Limapuluh Kota dan Kota Payakumbuh, Jumat (27/6) siang. Jenderal berbintang satu ini berkunjungan kerja ke wilayah territorial Kodim 0306/50 Kota.

Brigjen Widagdo HS yang didampingi Dandim 0306 Limapuluh Kota Letkol Inf Trisno Widodo dan Kapenrem 032 Wirabraja Mayor Inf Supadi AS, meminta kepada semua pihak, agar tidak lagi meragukan netralitas TNI dalam Pilpres. Sekalipun banyak purnawirawan TNI yang terlibat sebagai tim pemenangan capres-cawapres, tapi TNI tidak akan berpihak ke kanan ataupun ke kiri.

“Sekali lagi saya tegaskan, jangan ragukan lagi netralitas TNI. Kalau ada prajurit di jajaran Korem 032 Wirabraja yang terbukti mendukung pasangan capres-cawapres tertentu, langsung dijatuhi sanksi. Karena loyalitas dan kesetiaan TNI hanya kepada NKRI,” ujar Brigjen Widagdo HS yang pernah menjabat sebagai Dandim 0312 Padang tahun 2000-2004.

Kendati menjamin netralitas semua Babinsa dan prajurit TNI di wilayah Korem 032 Wirabja. Namun, Brigjen Widagdo HS dalam kunjungan kerjanya ke Limapuluh Kota dan Payakumbuh tetap mewanti-wanti ribuan prajurit Kodim 0306, Denzipur 02 Padang Mengatas, dan Batalyon 131 Braja Sakti, agar tidak coba-coba berpihak di Pilpres.

Mengutip perintah Panglima TNI Jenderal DR Moeldoko dan Pangdam 1 Bukit Barisan Mayjen TNI Istu Hari S, mantan Komandan Pusat Pendidikan Zeni itu menegaskan, bahwa netralitas TNI dalam Pilpres 2014 adalah harga mati. Tidak bisa ditawar-tawar. Oleh karena itu, tidak boleh ada  satu prajurit-pun yang mendukung salah satu pasangan capres-cawapres dalam Pilpres 2014.
“Tidak ada perintah komando bagi anggota TNI untuk mendukung salah satu calon dan tidak ada perintah dari pimpinan TNI,” tegas Brigjen Widago HS mengutip Panglima TNI.

Di bagian lain, Brigjen Widago HS yang baru beberapa bulan bertugas sebagai Danrem 032 Wirabraja, meminta ribuan prajurit Kodim 0306 Limapuluh Kota, Denzipur 2 Padang  Mengatas, dan Batalyon 131 Braja Sakti Payakumbuh, agar tetap menjunjung disiplin prajurit TNI. Tetap menyatu bersama rakyat, karena TNI adalah milik rakyat.

Terkait dengan pengamanan Pilpres 2014 di wilayah Sumbar, Brigjen Widagdo HS yang sebelumnya menjabat sebagai Paban Sahli Bidang Alutsista menyebutkan, bahwa Korem 032 Wirabraja Sumbar, sudah menyiapkan 19 SST (Satuan Setingkat Pleton),untuk membantu Polri, bila sewaktu-waktu dibutuhkan.

“Kami sudah siapkan 19 SST. Masing-masing SST berjumlah 30 orang. Totalnya, 570 prajurit. Berasal dari Korem, Kodim-Kodim, dan Batalyon-Batalyon. Dimana, 19 SST ini, bersifat on call (siap panggil tugas). Jika sewaktu-waktu dibutuhkan, kami akan back-up Polri. Pokoknya, Pilpres 2014 harus berjalan lancar, aman, dan demokratis,” tegas Brigjen Widagdo HS yang ramah kepada wartawan.

Dalam kunjungannya ke Payakumbuh dan Limapuluh Kota, dua daerah serumpun di perbatasan Sumbar dan Riau, Brigjen Widagdo HS yang disambut anak-anak SMAN 1 Situjuah Limo Nagari dengan tari pasambahan, diperkenalkan Dandim 0306 Limapuluh Kota Letkol Inf Trisno Widodo kepada Bupati Alis Marajo, Wakil Wali Kota Suwandel Muchtar, Wakapolres Kompol Bendot dan Muspida.(dsp)GambarGambarGambarBrig

KUNJUNGAN KERJA KOMISI B DPRD KOTA PAYAKUMBUH KE DENPASAR DAN BANGLI 9-14 JUNI 2014

Gambar

KUNJUNGAN KERJA KOMISI B DPRD PAYAKUMBUH KE DENPASAR DAN BANGLI 9-14 JUNI 2014. UNTUK MASYARAKAT DAN KESEJAHTERAAN PAYAKUMBUH, SEMUA HARUS SERIUS!

KUNJUNGAN KERJA KOMISI B DPRD KOTA PAYAKUMBUH KE DENPASAR DAN BANGLI 9-14 JUNI 2014
KERJA SERIUS, BANGUN DAERAH UNTUK, OLEH, DAN DARI RAKYAT

Gambar

Berkali-kali postingan penulis tentang keunggulan Bali, terutama di Kota Denpasar dan Kabupaten Bangli dikomen beberapa teman dan sahabat. Katanya, beragam, namun dua sisi. Pertama, bahwa postingan saya tentang solusi kepariwisataan dan pertanian untuk diterapkan di Kota Payakumbuh, jauh panggang dari api. Sebab, di Bali investor datang dengan santai, berbiaya sendiri, berwisata, kemudian menanamkan modalnya.

Laporan Dodi Syahputra, Bali

Gambar

Bali kini, jauh meninggalkan Sumatera Barat dalam urusan kepariwisataan. Jika kata masyarakat pariwisata, bahwa wisata itu bentuk akumulasi pelayanan keindahan alam dan keindahan budi manusia, terbukti di Bali ini. Lima kalinya mendalami Bali di lokasi, ternyata selalu memberikan pemahaman baru setiap waktu. Ini bukan soal wisata saja, ini soalan harga diri orang Bali.

Ya, soalan pertanian, khusus di Bangli, sebuah kabupaten yang berada di tengah Bali yang mengunduk tinggi, lokasinya sejuk dan berhawa laksana Payakumbuh, sungguh terbangun. Daun jeruk, kini menjadi komoditi andalan yang dijual hingga berton-ton ke luar daerah.

Gambar

WAKIL WALIKOTA PAYAKUMBUH H SUWANDEL MUKHTAR, WAKIL KETUA DPRD H SUDIRMAN RUSMA, KETUA DPRD H WILMAN SINGKUAN, DAN ASISTEN II BANGLI ANAK AGUNG DI PERTEMUAN DI PEMKAB BANGLI 12 JUNI 2014

 

Untuk itulah Bupati Bangli Made Gianyar yang sebelumnya menjabat Wakil Bupati selama 10 tahun, mengerti benar dengan kondisi daerahnya. Sehingga, terobosan-terobosan yang dibuat terasa bagi masyarakat.

Sebatas cerita saja, ternyata tidak, saat Komisi B DPRD Payakumbuh tengah bertandang, rupanya Bupati Made Gianyar tengah ke Kota Malang mengantar Kontak Tani Dan Nelayan Andalan menjemput penghargaan akan prestasi pertanian dan perikanan Bangli. Diinformasikan bahwa BUMD Bank Pasar di Bangli telah menghidupkan banyak usaha tani dan nelayan air darat.

Bersama Wakil Ketua DPRD Payakumbuh H Sudirman Rusma, Ketua Komisi B Tri Venindra, Wakil Ketua Komisi Alhudri Dt Rky Mulie, Sekretaris Komisi Nasril Suri, Anggota Khairul, Vembrian Asung Nugroho, Marhidayandi, bersama pendamping Kabag Umum Setwan Hendri Warman, Kasubag Bafitri Andi, dan Sekretaris DPPKA Payakumbuh Arif Siswandi, serta Kacab Bank Nagari Payakumbuh Edrizanof. Komisi B bertemu jadwal yang sama dengan Komisi C DPRD Payakumbuh yang dipimpin Ketua DPRD H Wilman Singkuan dan Ketua Komisi Zul Amri. Bersama Wakil Walikota Payakumbuh H Suwandel Mukhtar dipaparkan tentang Bangli oleh Asisten Bidang Ekonomi dan Pembangunan Kabupaten Bangli Anak Agung Gde Alit Darmawan.

Dikatakan oleh Anak Agung di pertemuan, Kamis (12/6) itu di Ruang Pertemuan Pemkab Bangli, bahwa untuk mengejar kemakmuran daerahnya, kini banyak program pertumbuhan ekonomi dilakukan. Meski, secara pendapatan dan anggaran, Payakumbuh dan Bangli hanya beda tipis, namun keseriusan pemerintahnya dalam membina dan menelurkan bukti nyata kepedulian terhadap masyarakat terlihat jelas.

”Kini, kami mempunyai 3 Perusahaan Daerah. Selain PDAM, salah satunya Bank Pasar. Bank ini menjadi perbankan daerah yang membantu permodalan dan usaha keluarga. Mulai dari usaha rumahan ukiran, kain batik dan tenun Bali sampai usaha batu bata,” ujar Anak Agung yang rekan seangkatan di Institut Ilmu Pemerintahan Jakarta dengan Kabag Umum Setwan DPRD Payakumbuh Hendri Warman.

Jadwal Kunjungan Kerja ini berlangsung dari 9-14 Juni. Dua pemerintahan yang dikunjungi memberikan respon yang sama. Kunci bagi sukses Payakumbuh ke depan terletak pada keseriusan pemerintahan dalam melaksanakan program yang berpihak pada kepentingan masyarakat.

Khusus Pemkab Bangli, bahkan sudah 3 tahun sejak dipimpin Bupati Made Gianyar mengalokasikan dana pembangunan bagi desa atau kelurahan di tingkat kota. Sehingga, kompensasinya setiap desa mendapat anggaran bantuan 500-800 juta. Akibatnya para pegawai dan instansi harus berhemat. Dikurangilah proyek di SKPD dan honor-honor pegawai. Akibatnya, kini masyarakat bias aktif ikut serta dan langsung aspirasi pembangunannya direalisasikan di tingkat desa.

Di tengah diskusi dan pertemuan, tepat jam 12, seluruh pegawai Pemkab Bangli terhening dan menunduk. Dari pengeras suara terdengar senandung doa. Ternyata, di Bangli, dan Bali semua pegawai dan masyarakat tertib berdoa di jam 12 siang. Pagi saat fajar muncul mereka membakar dupa di rumah, jam 12 berdoa di tempat kerja, saat matahari terbenam kembali dilakukan di rumah masing-masing.

Selesai berdoa, sekitar 11 menit kemudian terdengar lantunan lantang suara Azan dari Masjid Agung Bangli. Asisten II Anak Agung kembali menghentikan pemaparan. Mereka ikut khusuk mendengarkan lantunan Azan nan merdu. Begitulah suasana penghormatan umat Hindu di Bali terhadap warga agama lainnya. Mereka menerapkan tepa selira selaras dengan keyakinan.

Soal pariwisata, Danau Batur, trah Kintamani, serta Pura Keneh, dan ratusan objek wisata lainnya, termasuk yang sedang dibangun Museum Negara menjadi ikon PAD kedua setelah pertanian. Kabupaten tanpa lautan ini pun kian fokus dan serius ke pembinaan kesejahteraan masyarakatnya yang religious itu.

Bangli punya, Geopark, yang merupakan destinasi wisata yang terletak di daerah Kintamani. Geopark mengintegrasikan keanekaragaman geologi, keanekaragaman kebudayaan, dan keanekaragaman flora dan fauna.

Batur Geopark jika dilihat dari segi Kegeologian terdapat Kaldera dimana di dalam kaldera tersebut terdapat danau yang berbentuk bulan sabit yang menempati bagian tenggara yang panjangnya sekitar 7,5 km, lebar maksimum 2,5 km, kelilingnya sekitar 22 km
dan luasnya sekitar 16 km2 yang yang dinamakan Danau Batur.

Dari segi Budaya, mereka memiliki keunikan budaya yang tersebar di 15 desa wilayah Geopark, seperti penguburan di Terunyan, Baris Gede dan lain-lain. Dari segi Keanekaragaman Flora dan Fauna, Geopark Batur memiliki kekhasan flora dan fauna antara lain: Anjing Kintamani, tanaman holtikultura dan lainnya.

Payakumbuh di mata Wakil Ketua DPRD H Sudirman Rusma dan Ketua Komisi B Tri Venindra serta anggota Komisi B lainnya mampu cepat mengikuti percepatan kepariwisataan di Bangli ini. Kondisinya, tidak sedigdaya Kota Denpasar. Bangli masih perawan dari pemberdayaan pariwisata besar-besaran. Makanya, alam Payakumbuh menurut Komisi B bias dijual dengan sistematika dan program pariwisata yang serius dan termarketing dengan baik.

”Kita harus bersama-sama mampu memberikan kenyamanan bagi wisatawan. Wisatawan itu tidak harus orang bule, bisa saja wisatawan dari kota dan kabupaten lain, namun mereka berbelanja dan berwisata di Payakumbuh. Itu harus kita layani dengan serius. Sekali lagi, serius!” ungkap Komisi B sepakat.

Sempat penulis menanyakan ke beberapa masyarakat di Bangli, berapa modal untuk sekali beribadah mereka. Memang, jawabannya jika yang kaya biayanya bias jutaan atau ratusan ribu. Namun, jika tidak mampu, maka semampunya saja. Hal ini, sebab satu jalinan janur saja dijual Rp20 ribu. Bagaimana biaya ibadah setiap waktu itu?(***)

Tour de Singkarak Etape III di Limapuluh Kota Zulhikmi: Hikmah Bagi Daerah

Tour de Singkarak Etape III di Limapuluh Kota
Zulhikmi: Hikmah Bagi Daerah

LIMAPULUH KOTA

Gambar

Wagub, Wamen, Bupati dan Wakil Bupati

Bahwa Tour de Singkarak yang menghabiskan anggaran hingga Rp300 juta itu, memberikan ekspos positif bagi pariwisata daerah, tidak terbantahkan. Kepala Dinas Kebudayaan, Pariwisata, Pemuda dan Olahraga Limapuluh Kota, Zulhikmi MMPd Dt Rajo Suaro yang mengaku tidak tahu persis jumlah anggaran yang digelontorkan, mengakui bahwa TdS 2014, setelah TdS sebelumnya, membawa hikmah bagi daerah Limapuluh Kota.

Zulhikmi mengatakan Kamis (5/6) lalu di Tanjung Pati. Pebalap TdS akan merasakan nikmatnya berkendara di alam hijau Limapuluh Kota. Tentunya, kebanggaan utama, yakni dengan diliput oleh media pariwisata internasioan, TdS tidak hanya menebar harapan, tetapi juga telah memberikan penguatan bagi magnet pariwisata di Limapuluh Kota.

Tour de Singkarak 2014 kali ini menjadi dukungan yang besar bagi dunia kepariwisataan di Limapuluh Kota. TdS akan start di Kantor Bupati Limapuluh Kota di Bukik Limau Sarilamak. Start prestisius ini akan melepas para pebalap dengan berbagai penampilan budaya dan atraksi pariwisata. Mulai dari atraksi talempong pacik, sampai ke pacu itiak, akan meramaikan start TdS di Limapuluh Kota.

“Diiringi Pekan Budaya 2-7 Juni, akan menjadi pembukaan peramai pariwisata dan budaya di Limapuluh Kota. Kali ini, Pekan Budaya digelar dengan penuh atraksi kebudayaan dan lomba-lomba sehingga masyarakat ramai menyaksikan,” info Kabid Pariwisata Limapuluh Kota, Ali Hasan SSos, Selasa (27/5) lalu.

Ali Hasan menceritakan bahwa TdS di Limapuluh Kota akan menggunakan sistem start dan prerace menuju Kelok 9. Alam wisata Limapuluh Kota akan terkembang. Semuanya menjadi konsumsi bagi para pebalap, ofisial, dan media internasional, nasional dan lokal. Para fotografer profesional dan amatir diberikan tempat dan posisi terbaik. Pihak keamanan dan panitia lokal pun menyebar dengan titik-titik yang ditentukan.

Dari Kelok 9, yang kaya pemandangan alam terbaik, termasuk Lembah Harau menuju Sarilamak, lalu dilanjutkan ke arah Halaban. Depan Kantor Bupati Limapuluh Kota dikatakan juga akan ramai khusus bagi pengunjung dan penonton masyarakat di Kota Payakumbuh.

Ali Hasan sendiri menyampaikan bahwa, persiapan dalam menyukseskan Tour De Singkaran Etape III di Kabupaten Limapuluh Kota, hampir rampung. Persiapan dalam penyambutan serta pelepasan ratusan pembalap di dilaksanakan halaman Kantor Bupati Limapuluh Kota, Sarilamak, terus dikebut. Tak hanya persiapan dalam ceremonial pelepasan TDS di garis start Etape III, tetapi sejumlah jalan yang bakal dilewati pembalap di Kabupaten Limapuluh Kota, terus dipermulus oleh pihak provinsi.

PEKAN BUDAYA LIMAPULUH KOTA, RIBUAN PENONTON, MASALAH PARKIR MASIH DIKELUHKAN

PEKAN BUDAYA LIMAPULUH KOTA, RIBUAN PENONTON

MASALAH PARKIR MASIH DIKELUHKAN

Limapuluh Kota

10441191_10203083033810278_7275721001525264136_n

GambarGambar

Kini, setiap malam Kantor Bupati Limapuluh Kota penuh pengunjung. Di halaman Kantor Bupati, ribuan masyarakat menyaksikan pagelaran berbagai jenis budaya Minangkabau disertai dengan beragam pameran pembangunan. Inilah yang menggebirakan hati Kabid Kebudayaan Hj Nengsih SPd MPd, selaku penyelenggara kegiatan.

”Ternyata, ramainya minat masyarakat akan kebudayaan Minangkabau makin tinggi. Bukti bahwa seluruh yang kita gelar setiap malam, mulai tanggal 2 – 7 Juni ramai penonton. Luar biasa!” Hj Nengsih terlihat puas.

Penyelenggaraan Pekan Budaya Kabupaten Limapuluh Kota tahun ini agak berbeda dengan penyelenggaraan tahun-tahun yang lalu, penyelenggarakan kali ini yang biasanya difokuskan di Tarantang Harau, kali ini diadakan di kawasan Kantor Bupati di Bukik Limau, Sarilamak.

Selasa (3/6) malam terlihat ribuan masyarakat yang datang dari berbagai penjuru Kabupaten Limapuluh Kota membanjiri Pekan Budaya. Satu jalur jalan mulai dari persimpangan Harau menuju ke kantor DPRD Limapuluh Kota dipenuhi oleh jajaran Stand dari berbagai produsen dan instansi seperti, dealer kendaraan bermotor roda dua dan empat, Dinas Pekerja Umum, Dinas Perindag Koperasi dan SKPD lainnya.

Hiburan ditampilkan Reog Ponorogo dari komunitas masyarakat Jawa yang berdomisili di Purajaya Tanjung Pati. Festival Randai yang diikuti oleh perwakilan seluruh kecamatan di seluruh Kabupaten Limapuluh Kota, juga menarik minat pengunjung.

Penyelenggaraan tahun ini memang lebih banyak pengunjung dan peserta pamerannya.

“Ribuan masyarakat dari berbagai daerah di kabupaten membanjiri lokasi Pekan Budaya ini. Kami bertekad terus melakukan evaluasi dan perbaikan dalam penyelenggaraan Pekan Budaya Kabupaten Limapuluh Kota. Hingga tahun ini, kami sudah tiga tahun mengkoordinir penyelenggaraan Pekan Budaya. Sebab itu kami akan berupaya agar dari tahun ke tahun penyelengaraan makin baik sesuai dengan keinginan masyarakat,”  terang Kepala Bidang yang energik dan komunikatif ini.

Terlihat Sekda Limapuluh Kota H Yendri Tomas SE MM dan Kadinas PU Ir Edwar SPi berkeliling memantau sambil berbincang-bincang dengan pemilik stand pameran. Kedua pejabat yang akrab dengan masyarakat di Kabupaten Limapuluh Kota ini merasa sangat puas dengan ramainya pengunjung dengan demikian minat masyarakat akan Pekan Budaya ini sudah mulai meningkat.

Dilihat dari ramainya pengunjung, memang perlu pembenahan areal parkir. Masih banyak kendaraan yang berlalu lalang di dalam areal pameran mengakibatkan terganggunya pengunjung. Nopi (35) warga Tareh Balai Panjang Lareh Sago Halaban yang datang bersama istri dan anaknya, mengatakan, “Saya bersama keluarga ingin melihat pameran dan randai tapi agak terganggu dengan lalu lalangnya sepeda motor di dalam lokasi pameran ini,” ujar Nopi sambil menggendong anaknya berumur lima tahun.

Ketika hal itu disampaikan kepada Kapten Suherman Danramil Harau yang juga panitia penyelenggara, ia menjawab permasalahan parkir telah diserahkan ke Walinagari Sarilamak dan dikelola oleh pemuda.

“Untuk evaluasi akan kami bicarakan pada rapat besok,” imbuh Suherman.

Jumlah kunjungan Pekan Budaya kali ini sangatlah meningkat. Di samping meningkatnya jumlah peserta pameran dan penampilan seni yang beragam, namun yang tidak kalah pentingnya lokasi penyelengaraan yang mudah dijangkau.

Ke depannya Pemerintah Kabupaten Limapuluh Kota, ungkap beberapa pengunjung, agar dapat memikirkan tempat permanen untuk Pekan Budaya ini. Tempat yang mudah dijangkau oleh masyarakat dan tertib penyelenggaraan agar penonton dan pengunjung seluruhnya puas.

MAMBANGKIK TRADISI

Mambangkik Tradisi, Membangun Nagari. Konsep utama Pekan Budaya Limapuluh Kota ini digeber 2-7 Juni mulai hari ini. Bupati Alis Marajo bersama pimpinan daerah lainnya beserta tetamu penting se-Sumatera Barat akan diimbuhi atraksi seni budaya khas Limapuluh Kota digeber di Lapangan Kantor Bupati Limapuluh Kota.

Salah seorang Dewan Juri Festival Randai yang digelar pukul 20.00 malam sampai selesai, 2-6 Juni Dr (HC) Sawaluddin Ayub, seniman Limapuluh Kota yang menjadi juri bersama Musra Dahrizal Katik Jo Mangkuto dan Rizal Tanjung, keduanya seniman Taman Budaya Padang. Dr (HC) Syawaluddin Ayub mengatakan bahwa kegiatan tahunan ini penting memperkuat tradisi Minangkabau.

”Selain menampilkan banyak ragam budaya, juga tradisi Minangkabau yang harus terus dipertahankan. Tidak boleh tidak,” ujar Syawaluddin Ayub.

Dalam daftar Panitia Pekan Budaya, ada Pawai Budaya, Festival Randai, Lomba Alua Pasambahan, Lomba Tari Minang Kreasi, Lomba Qasidah Rebana, Lomba Talempong Pacik.

”Lomba Cerdas Budaya, Lomba Penyanyi Pop Minang, Lomba Baca Puisi, Lomba Baju Kuruang Basiba Tradisi dan Modifikasi, Lomba Lagu Luak Limopuluah, Lomba Puisi, seluruh kegiatan ini kita adakan di lokasi yang ditentukan di Kantor Bupati Limapuluh Kota,” ujar Hj Ningsih Kabid Kebudayaan Limapuluh Kota.

PEKAN BUDAYA LIMAPULUH KOTA, CETAR MEMBAHANA

PEKAN BUDAYA LIMAPULUH KOTA, CETAR MEMBAHANAGambar

 

LIMAPULUH KOTA

 

Mambangkik Tradisi, Membangun Nagari. Konsep utama Pekan Budaya Limapuluh Kota ini digeber 2-7 Juni mulai hari ini. Bupati Alis Marajo bersama pimpinan daerah lainnya beserta tetamu penting se-Sumatera Barat akan diimbuhi atraksi seni budaya khas Limapuluh Kota digeber di Lapangan Kantor Bupati Limapuluh Kota.

Salah seorang Dewan Juri Festival Randai yang digelar pukul 20.00 malam sampai selesai, 2-6 Juni Dr (HC) Sawaluddin Ayub, seniman Limapuluh Kota yang menjadi juri bersama Musra Dahrizal Katik Jo Mangkuto dan Rizal Tanjung, keduanya seniman Taman Budaya Padang. Dr (HC) Syawaluddin Ayub mengatakan bahwa kegiatan tahunan ini penting memperkuat tradisi Minangkabau.

”Selain menampilkan banyak ragam budaya, juga tradisi Minangkabau yang harus terus dipertahankan. Tidak boleh tidak,” ujar Syawaluddin Ayub.

Dalam daftar Panitia Pekan Budaya, ada Pawai Budaya, Festival Randai, Lomba Alua Pasambahan, Lomba Tari Minang Kreasi, Lomba Qasidah Rebana, Lomba Talempong Pacik.

”Lomba Cerdas Budaya, Lomba Penyanyi Pop Minang, Lomba Baca Puisi, Lomba Baju Kuruang Basiba Tradisi dan Modifikasi, Lomba Lagu Luak Limopuluah, Lomba Puisi, seluruh kegiatan ini kita adakan di lokasi yang ditentukan di Kantor Bupati Limapuluh Kota,” ujar Hj Ningsih Kabid Kebudayaan Limapuluh Kota.

Dibuka Alis Marajo

Kabupaten Lima Puluh Kota kembali menggelar pekan budaya. Seperti waktu sebelumnya tahunan ini ivent daerah itu kembali menyuguhkan pementasan berbagai seni budaya, lomba, festival, pameran produk kerajinan dan sebagainya.

Pekan budaya tahun 2014 yang dilaksanakan di areal perkantoran bupati di Sarilamak itu akan berlangsung selama 6 hari mulai Senin sampai Sabtu (2-7/6).

Bupati Lima Puluh Kota Alis Marajo pada sambutannya pada acara pembukaan acara tersebut mengatakan, seni dan budaya tersebut harus dilestarikan dan dikembangkan, salahsatunya melalui pekan budaya ini.

Dikatakan, Kabupaten Lima Puluh Kota merupakan salahsatu destinasi potensial dan andalan kepariwisataan di Sumatera Barat yang didukung keindahan alam, ragam seni dan budaya. Bila dikembangkan dengan baik tentu akan memberikan kontribusi terhadap ekonomi masyarakat.

Dalam kesempatan itu bupati juga meminta para kepala dinas untuk ikut terlibat dalam kegiatan pekan budaya tersebut. Bupati tidak mau para peserta lomba yang tampil tidak ditonton.

“Anak-anak yang tampil bila tidak kita tonton, maka ia akan tampil sendiri,” ucap Bupati.

Sebelumnya Sekretaris Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Propinsi Sumbar Karnalis Kamarudin dalam sambutannya mengharapkan Pemkab Lima Puluh Kota bisa mengemas kegiatan budaya ini menjadi paket wisata. Tujuannya untuk mengundang wisatawan baik domestik maupun manca negara.

Sedangkan panitia acara Nengsih, S.Pd, M.Pd dalam laporannya menyebutkan, pekan budaya ini diantaranya bertujuan untuk menggali, membina, menumbuhkembangkan dan melestarikan seni dan budaya sebagai pendukung kepariwisataan daerah. Selain itu juga untuk mensuport generasi muda, sanggar seni dan seniman.

“Pekan budaya ini, diharapkan dapat memotivasi masyarakat terutama generasi muda untuk memelihara dan mengembangkan budaya adat minang,” ujar Nengsih.

Lebih lanjut dikatakan, kegiatannya antara lain berupa pawai budaya, festival randai dan talempong pacik. Selain itu juga berbagai perlombaan seperti lomba tari minang kreasi, baju kuruang, lagu luak limo puluah, nyanyi pop Minang, alua pasambahan, qasidah rebana, cerdas budaya, puisi, lukis dan penampilan eksebisi seni.

“Disamping berbagai pelombaan itu juga ada pameran dari SKPD dan berbagai instansi di daerah ini,” papar Nengsih.

Ikut hadir dalam acara pembukaan pekan budaya itu Muspida, BUMN/BUMD, para kepada SKPD dan berbagai unsur masyarakat di daerah setempat.

WAKIL BUPATI LIMAPULUH KOTA, Drs. H. Asyirwan Yunus, MSi ”4 Tahun, Rakyat Sumbar, Semakin Merakyat”

WAKIL BUPATI LIMAPULUH KOTA, Drs. H. Asyirwan Yunus, MSi

”4 Tahun, Rakyat Sumbar, Semakin Merakyat”

 

Limapuluh Kota

Gambar

Mantan wartawan di Kota Medan, Drs. H. Asyirwan Yunus, MSi yang kini terus memacu pertumbuhan dan perkembangan kesejahteraan masyarakatnya di Kabupaten Limapuluh Kota, mengakui lahirnya Harian Umum Rakyat Sumbar seiring dan berbarengan dengan perjuangannya bersama Bupati Alis Marajo saat Pemilu Kepala Daerah 2010 lalu. Sejak hadirnya Rakyat Sumbar, warna pemberitaan media massa ikut terpengeruhi ke arah perkembangan dan kemajuan masyarakat.

Rakyat Sumbar tepat berusia 4 tahun pada 1 Juni 2014 ini. Usia yang tidak balita jika sebuah media massa yang massal.

Selama ini, diakui Asyirwan Yunus, media massa banyak yang overcritic sehingga masyarakat tidak mempunyai kesempatan untuk membaca dan paham kinerja pembangunan yang sedang dikerjakan pemerintah. Rakyat Sumbar hadir dengan nama awal Rakyat Sumbar Utara, menjadi referensi bagi media lainnya untuk mulai memperhatikan pembangunan di Kabupaten paling Utara di Sumbar ini.

”Saya, masih ingat, bahwa Rakyat Sumbar ketika tanggal 11 bulan 11 tahun 2010, saat Saya dan Bupati dilantik, menjadi Wakil Bupati Limapuluh Kota, satu-satunya Headline yang menggemparkan itu terbit. ”King of Politic Dilantik.” Rakyat Sumbar memang luar biasa membaca situasi dan memberitakan peristiwa!” aku Asyirwan Yunus di Limapuluh Kota kemarin.

Bangganya, Pemimpin Redaksi Harian Umum Rakyat Sumbar kala itu, Firdaus (kini GM) membagikan koran Rakyat Sumbar yang diperebutkan oleh masyarakat yang menyaksikan pelantikan. Belum sampai di dalam ruang pelantikan, koran Rakyat Sumbar sudah habis dilahap pembaca yang berada di luar Kantor Bupati megah yang baru dihuni itu. Luar biasa!

 

Menjadikan Rakyat Sumbar sebagai referensi dan aktualitas kepenulisan, akademisi Universitas Sumatera Utara yang menamatkan predikat Magister Ilmu Lingkungan dengan nilai tinggi ini mengakui media massa memang harus lebih berpihak kepada kepentingan masyarakat.

Asyirwan Yunus berpesan, janganlah Rakyat Sumbar ikut arus mengedepankan kepentingan bisnis media belaka, kemudian membelakangi kepentingan masyarakat banyak. Selama ini, menurutnya, Rakyat Sumbar telah memberikan dukungan penting bagi arah dan komunikasi masyarakat di Limapuluh Kota.

Soal dukungan pemerintah daerah, Asyirwan Yunus mengakui, bahwa Pemerintah Kabupaten Limapuluh Kota belum bisa maksimal mengapresiasi kepentingan media, seluruhnya. Hal ini, sebab, masih kekurangannya aspek pembangunan, modal anggaran serta sumber daya manusia. Inilah yang kini terus disemangati oleh Wakil Bupati yang bertugas sebagai pengawas pembangunan ini.

”Kita optimal, media maksimal, masyarakat berdaya. Ini akan  terus kita lakukan sampai ke depan,” tukuk Wabup yang visioner ini.

DODI SYAHPUTRA MM

CATATAN JURNALISTIK DAN PERSONAL

Words of Thousand Stories

Karena Kita Selalu Punya Cerita

Fiazku

Kecerdasan Manusia Bodoh

TechCrunch

Startup and Technology News

mang shanny Blog

Menjalin Silaturahmi dan menambah wawasan tentang komputer dan bisnis internet

Lucy Wiryono

renew your minds

tom.basson

healthy (body+mind+spirit) = healthy soul

Catatan Dahlan Iskan

dahlaniskan.wordpress.com

Kaliki Santan

just ordinary people, and to persue a big dream and a sincere of love..!

Devino Rizki Arfan

perencanaan keuangan untuk semua

Duoputri's Weblog

Just another WordPress.com weblog

Berjuang Dengan Pena

Just another WordPress.com weblog

Nasrul's Weblog

Tidak Hanya Melihat Sebelah Mata

Prosewa

Prosewa Production

Sato Sakaki Mambangun Nagari

Just another WordPress.com weblog

Fotomold's Weblog

Just another WordPress.com weblog

Duniauniq's Blog

Just another WordPress.com weblog

Elang Rimba

Just another WordPress.com weblog

algembira

Just another WordPress.com weblog

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 5.185 pengikut lainnya.