VIAR ANDALKAN MARKETING MODERN

TRAINING MEKANIK SAMPAI COSTUMER STATISFACTION

Payokumbuah, Metro —

Kekuatan marketing tak selalu diandalkan dari sisi cash-discount. Apalagi, jika produk yang dijual itu telah memiliki brand murah namun berkualitas.

Konsep penjualan yang kini digeber oleh motor Viar, khususnya di Payakumbuh diakui sangat efektif menggaet konsumen. Buktinya, penjualan motor di Kota Payokumbuah serta wilayah-wilayah di sekitarnya kini mengalami kemajuan dan kenaikan presisi yang cukup signifikan.

Kacab PT Kencana Laju Mandiri, Deddy Rinaldy sendiri mengakui, geberan keikutsertaannya di berbagai iven publik membuat Viar kini makin lekat di benak konsumen serta masyarakat pengguna motor, khususnya Payokumbuah. Alhasil, kerjasama media juga kini mengukuhkan Viar selaku motor yang kian dipercaya publik menjadi pilihan utama dan terkemuka sekelas dengan motor Jepang yang lebih dahulu menggaet pasar sekalipun.

“Kita tidak boleh gegabah menggaet pasar. Namun, ternyata memang pasar kini membutuhkan brand image kuantatif. Artinya, makin kita sering ikut di kegiatan publik, makin lekatlah brand kita di masyarakat. Sekaligus, ini bentuk kepedulian Viar dengan masyarakat pengguna sekaligus masyarakat secara umumnya,” beber Deddy tentang pola marketingnya yang kini terbukti sukses.

TRAINING MEKANIK

Selaku penjual motor, Viar tentu saja tak mau hanya menggerogoti saku konsumen untuk membeli barang jualannya saja. Lebih dari itu, Viar terus menjaga kepuasan (statisfaction) pelanggan. Seminggu ini, mulai Senin kemarin sampai Sabtu mendatang, ditutup dengan service gratis di Cabang Payokumbuah, Viar menggeber training skill mekanik.

Dibimbing langsung oleh pakar mekanik Viar, Edi Nuryanto, 20 orang mekanik andal di tiap subcabang di kumpulkan. Selain training tentang mesin dan kelistrikan ternyata Edi juga membawa visi service statisfaction yang ditujukan bagi pelayanan penjualan di kantor cabang.

“Sampai ke makanik pun kami lakukan standarisasi pelayanan. Tanpa itu, jelas konsumen akan kaku dan malas berlangganan layanan kita,” jelas Edi yang telah setahun lebih keliling Indonesia melakukan training di berbagai cabang Viar.

Satu motor untuk empat peserta training pun dibongkar habis, kemudian dirakit ulang demi kelancaran tugas sang mekanik. Ternyata, salah satu mesin yang dibongkar adalah motor yang akan dilaunching serentak se-indonesia, mirip dengan Tiger miliknya kompetitor. (s)

2 Tanggapan ke “VIAR ANDALKAN MARKETING MODERN”

  1. saputra Berkata

    salam kenal
    sya brkerja disalah satu cv taiwan
    sya menjabat sebgai marketing
    jd gamna cara nya membuat konsumen prcaya sma motor viar
    sebb di tanjung pinang pemsaraan nya kurang \sedikit
    tkz

  2. Chy Indrawan Berkata

    salam kenal,
    saya adalah salah satu pemilik dan pemakai salah satu produk VIAR. Saat ini saya meemiliki satu unit Star X keluaran 2006 dan satu unit Karya keluaran 2008. Selain VIAR Karya saya juga memeiliki roda tiga merk lain yang saya pakai untuk menjalankan usaha saya di bidang kelapa. Namun dari pengalaman saya memakai kendaraan roda tiga, saya merasa yang palind save dan handal dalam pemakaian adalah VIAR Karya. Selain itu pelayanan purna jual yang diberikan sangat memuaskan, hingga saya mempercayakan semua kendaraan roda dua dan roda tiga yang saya miliki pada mekanik bengkel VIAR di Raja Motor Bantul yang bernama Sanusi. Mekanik ini telah memberikan pelayanan yang terbaik yang pernah saya dapatkan selama saya memiliki berbagai jenis kendaraan. Sering kami bertukar pendapat dan berniat untuk melakukan modifikasi dalam meningkatkan performa dari Viar Karya yang saya miliki.

    Saya berharap untuk masa depan Viar dapat memproduksi amphibious seperti keluaran Shanyu Bhonai Company yang ada di China. Sebab menurut saya, jika ada produsen motor seperti amphibious tersebut tentu akan sangat laku untuk dipasarkan di daerah Kalimantan maupun pulau-pulau lain yang masih kurang mememiliki akses jalan yang memadai. Saya telah mencoba merancang kendaraan yang saya maksud dengan menggunakan basis dari VIAR Karya. Namun karena keterbatasan dana yang saya miliki, design tersebut baru sebatas rancangan gambar dan perhitungan diatas kertas. Untuk merealisasikan hingga prototipe saya tidak memiliki dana yang cukup.

    Saya sangat mengharapkan tanggapan dari produsen VIAR ataupun pabrikan motor yang tertarik untuk mengembangkan rancangan saya ini.
    Terimakasih atas perhatian serta maaf jika ada kesalahan penyampaian dalam surat saya ini.

    Hormat saya,
    Chy Indrawan

Tinggalkan Balasan