PELAKU CURNAMOR DITANGKAP CEPAT
MAHAVIRA : KOMITMEN KEPOLISIAN
Curanmor kembali mencemaskan. Aparat kepolisian Polresta Payokumbuah di bawah komando Kapolresta Payokumbuah AKBP Drs Mahavira Zen MM tak mau memberi kelonggaran. Polisi segera melakukan tindakan.
Sabtu (24/1) lalu, “DO” (27) berhasil ditangkap. Warga Padang Tangah Payokumbuah ini telah mencuri sebuah sepeda motor Yamaha Mio nopol BA 6995 CO milik korban Asmalmi panggilan As (43) juga warga Padang Tangah.
Yamaha milik korban hilang sewaktu diparkir di depan rumah korban. Pencurian yang terjadi sekitar pukul 21.30 WIB Jumat (24/1).
Diakui korban sewaktu diparkir, kunci motor memang tertinggal oleh suaminya. Suami korban baru saja pulang dari pasar. Sebab terburu-buru, suami korban masuk ke rumah. Sementara, motor diparkir di depan rumah yang kuncinya masih mengantung di sepeda motor.
Situasi ini menimbulkan niat tersangka untuk mencuri motor korban. Sewaktu itu tersangka lewat sendirian di depan rumah korban. Sepeda motor dibawanya kabur ke arah Payolansek, ke rumah temannya.
Sesampai di rumah temannya, plat nomor dilepas lalu tersangka melanjutkan perjalanannya ke arah Padang Tinggi. Sampai di Padang Tinggi motor kehabisan bahan bakar.
Akhirnya tersangka meninggalkan sepeda motor di pinggir jalan. Kapolresta Payokumbuah AKBP Drs Mahavira Zen MM didampingi Kasatreskrim AKP Eridal SH menyebut aparat segera menanggapi kejadian. Informasi masyarakat kemudian dikumpulkan dengan tanggap.
Karena ada informasi dari masyarakat ada warga yang melihat tersangka sewaktu menenteng sepeda motor karena kehabisan minyak, lalu informasi dimaksud dikembangkan aparat Polresta Payokumbuah.
Anggota kita langsung menyebar, menyisir jalan yang dianggap dicurigai. Akhirnya tersangka dapat ditangkap di Simpang Kantor Telkom, sewaku tersangka mau menuju rumahnya ke Padang Tangah.
Sigapnya anggota Polresta Payokumbuah menangkap tersangka Curanmor ini diakui Mahavira Zen sebab komitmen seluruh aparat kepolisian untuk menanggapi seluruh pengaduan masyarakat.
“Tindakan selanjutnya, kami terus memeriksa dengan intensif tersangka, guna pengembangan kasus,” ujar Mahavira Zen.