INVESTASI VIAR UNTUNGKAN PENGGUNA

DEDDI RINALDY: PILIHAN TEPAT DI MASA SEKARANG

Mulailah Anda berpikir, betapa investasi, uang rasional dan kekayaan dapat goyah hanya karena di Amrik sana terjadi keguncangan ekonomi. Makanya, kekuatan modal yang utama masyarakat kebanyakan Indonesia yang cenderung mengkonsumsi produk berharga mahal menjadi keborosan yang mengikis nilai ekonomi lokal.

 

“Sebaiknya kita sadari bahwa konsumsi yang pas itu adalah produk dengan harga murah namun berkualitas sebanding atau bahkan lebih dari rupiah yang kita keluarkan. Resesi ekonomi dunia, mengharuskan kita segera arif dengan keadaan, instabilitas modal kita terhadap penguasaan barang. Intinya, kita harus makin cermat memilih dan memutuskan setiap kebutuhan yang kita beli,” analisis ekonomi Deddi Rinaldy, Kacab Viar (PT KLM) Payokumbuah ini disampaikannya khusus kepada POSMETRO.

 

Menurut Deddi, ekonomi lokal butuh produk andal yang mampu tahan lama sekualitas dengan produk unggulan setipe namun dengan harga yang menghemat belanja masyarakat. Tanpa tedeng aling-aling Deddi menunjuk ke unit motor Viar yang mangkir di showroom-nya.

 

Deddi menandaskan bentuk komitmen Viar terhadap masyarakat yang kini kian mengincar produk motor hebat harga hemat ini kian dibuktikan pula secara nasional dengan diperluasnya pabrik dengan tambahan kapasitas lebih kurang 29 Ha. Secara nasional, kini trend penjualan kendaraan bermotor kembai meningkat. Termasuk, Viar yang makin dikenal hemat namun kualitas baik.

 

“Permintaan Viar motor di area saya, Payakumbuh, Bukittinggi, Padangpanjang, Tanahdatar, Limapuluh Kota sangat tinggi,” akunya serius.

 

DUKUNGAN LEASING

 

Selain animo masyarakat dan kesadaran berbelanja yang ikut meningkat saat ini, pihak leasing sebagai mitra penjualan Viar, PT Adira Finance, PT Bhakti Finance, PT Mandala Finance melihat Viar sebagai produk unggul yang kini berstatus Green atau lancar terkendali. Viar menurut pihak leasing memiliki stock unit yang selalu ready (tersedia), bengkel Viar ada dimana-mana, sparepart tidak pernah habis di pasaran, outlet-outlet atau kios penjualan yang tersebar merata di setiap kecamatan, varian yang menarik sesuai dengan selera pasar terkini dan mesin yang bergaransi.

 

Tentu saja pihak leasing merasa mitranya Viar motor telah ikut besar bersama mereka. Apalagi, bisa dikatakan Viar kini terus merangsek di grafik penjualan level atas produk sepeda motor di area mereka.

“Kami pun sangat terbantu dengan adanya perusahaan leasing berpengalaman bermodal kuat yang menjadi mitra kami. Sekaligus, mampu terus meningkatkan citra Viar bersama kualitasnya di mata masyarakat,” Deddi Rinaldy berujar.

 

Krisis global sama sekali tidak membuat Viar mundur selangkah pun. Opimisme pasar lokal justru yang terpenting dilirik Viar sebagai pendukung utama penjualannya. Pasar telah cerdas memilih, produk murah tapi berkualitas tinggi menjadi incaran.

 

Krisis global tidak harus membuat kita menyerah. Banyak kekuatan ekonomi bangsa ini yang menjadi benteng dan penguat ekonomi lokal. Makanya, masyarakat harus memilih dan merujuk ke produk andal tanpa harus menguras keuangan dalam-dalam,” pungkas Deddi Rinaldy sembari, menunjuk produk motor Viar yang memenuhi kantornya.

 

Kekuatan marketing tak selalu diandalkan dari sisi cash-discount. Apalagi, jika produk yang dijual itu telah memiliki brand murah namun berkualitas.

 

Konsep penjualan yang kini digeber oleh motor Viar, khususnya di Payakumbuh diakui sangat efektif menggaet konsumen. Buktinya, penjualan motor di Kota Payokumbuah serta wilayah-wilayah di sekitarnya kini mengalami kemajuan dan kenaikan presisi yang cukup signifikan.

 

Kacab PT Kencana Laju Mandiri, Deddy Rinaldy sendiri mengakui, geberan keikutsertaannya di berbagai iven publik membuat Viar kini makin lekat di benak konsumen serta masyarakat pengguna motor, khususnya Payokumbuah. Alhasil, kerjasama media juga kini mengukuhkan Viar selaku motor yang kian dipercaya publik menjadi pilihan utama dan terkemuka sekelas dengan motor Jepang yang lebih dahulu menggaet pasar sekalipun.

 

“Kita tidak boleh gegabah menggaet pasar. Namun, ternyata memang pasar kini membutuhkan brand image kuantatif. Artinya, makin kita sering ikut di kegiatan publik, makin lekatlah brand kita di masyarakat. Sekaligus, ini bentuk kepedulian Viar dengan masyarakat pengguna sekaligus masyarakat secara umumnya,” beber Deddy tentang pola marketingnya yang kini terbukti sukses.(dodi syahputra)

Tinggalkan Balasan