DODI SYAHPUTRA MM

CATATAN JURNALISTIK DAN PERSONAL

RIDWAN TULUS: HADIRKAN PENGALAMAN HIDUP DUNIA DI SUMATERA

RIDWAN TULUS

RIDWAN TULUS

 

Oleh: Dodi Syahputra

 

Awal tahun lalu, saya bertemu kembali dengan manusia pariwisata ini. Saat itu, telah tiga tahun lamanya saya tidak mendengar kabar berita kreator wisata yang menginternasional ini. Konsep wisatanya, “life experience” sudah mendunia. Ridwan Tulus mengaku sempat down selama tiga tahun, kini bangkit lagi.

 

Saya bertemu dengan idola saya ini kembali. Di Campago Resort Hotel Bukittinggi, saat itu. Memandang ke alam kota yang diiringi sejuk dingin angin Bukittinggi. Apitan Singgalang dan Merapi keras mencengkram. Saya dingin, beku meski berjaket.

 

“Dod, Sumbar bahkan Indonesia belum menemukan konsep pariwisata sebenarnya. Konsep wisata yang memanusiakan manusia Indonesia. Konsep wisata yang meng-Indonesiakan masyarakatnya,” ungkapnya setelah salam khas adu kening Ridwan Tulus. Betul-betul tulus.

 

Pemegang rekor internasional pejalan kaki sedunia ini menampik kalau dirinya profit oriented semata. Bisa dilihat, disaksikan, katanya, setiap program yang dilakoninya meninggalkan pengalaman hidup bagi setiap peserta.

 

Outbond sebenarnya itu, out of bondaries. Di luar lajur. Makanya, tak heran, dengan berani ia memprogram event wisata outbondnya dengan prinsip cost seminim mungkin, harga setinggi-tingginya. Sebab, memang ia memprogram pengalaman hidup bagi peserta, bukan kenyamanan dan kemewahan.

 

Luar biasa. Menurut saya, pria ini sungguh luar biasa. Spirit kreatifitasnya tak terbatas dinding apapun. Ia bisa menjadikan yang tidak mungkin, jadi. Kreatifitas yang berujung pemanusiaan manusia itu sungguh merealisasikan wisata sebenarnya.

 

Lihatlah, bagaimana Ridwan Tulus, siang itu sampai senja tiba terus memandang Bukittinggi dari atas Campago. Ia terkagum-kagum. Terus memuja. Senda guraunya tak habis-habisnya. Ada saja celoteh lucu yang diungkapkan. Tanpa beban.

 

KHAS

 

Ciri Ridwan Tulus sejak saya kenal dengannya 2003 lalu, tak pernah berubah. Sampai kini masih sama. Tas kecil, kacamata Oackley petak hitam di keningnya ditambah kaos berlogo Sumatera & Beyond, perusahaannya itu dengan krah terangkat ke atas. Trendi selalu.

 

Tapi, kekhasan Ridwan Tulus dikenal dunia dengan penguasaan setiap orientasi program wisata yang khas Sumatera dan gaya hidup masyarakat kelas bawahnya. Selalu mengaku usia 23, pria berwajah selalu senyum ini memang kini agak kurusan. Baru sehat kembali.

 

Masih ingat di memori saya, Ridwan Tulus mendatangkan puluhan turis bukan untuk memoto atau menghirup udara segarnya Sumatera Barat. Tetapi, justru ia mengomandoi program mengecat sekolah dan mushalla. Sungguh jenius dan meninggalkan pahala luar biasa.

 

“Tapi, maaf, saya selaku perancang dan pelaku program wisata di atas kertas terlihat keuntungan yang luar biasa. Tapi, saya justru di lapangan sangat sosial, kadang tak ada uang untuk dibawa pulang. Justru, kekenyangan jiwa yang tak terbeli oleh uang,” ia bercerita serius di sela-sela kelakarnya.

 

Bertemu kembali Ridwan Tulus yang jarang diliput media lokal, tapi ‘sambuah’ di media nasional dan internasional membuat saya terus kagum. Tak pernah lepas mata saya menatap kesederhanaan Ridwan Tulus, tapi kaya ide dan kreatifitas.

 

Wisata menurut Ridwan Tulus sejak lama berkonten kreatifitas. Baru kini Indonesia sadar, di saat Ridwan Tulus bertahun-tahun lalu berteriak hal ini tak satupun yang mendengar. Kini, nomenklatur kementrian pariwisata dan ekonomi kreatif dikawinkan.

 

Sumatera saja sudah membuncahkan kreatifitas Ridwan Tulus selama ini. Satu-satunya pejabat yang dihormatinya dilihatkan secara tersembunyi lewat kartu nama. Pejabat yang betul-betul bervisi ingin membangun wisata di daerahnya. Ia hormat. Selebihnya, entahlah.

 

Menyambut kehadiran Federasi Triathlon Indonesia di Sumbar, Ridwan Tulus sangat apresiatif. Ia sediakan waktu dan dirinya bagi membantu kembang dan terus besarnya FTI di Sumbar, khususnya.

 

Ketika disebut rencana hakkul yakin, Triathlon Internasional di Pangkalan, ia sangat memuja. Benar, ungkapnya, harus kreatif melihat peluang event dan semangat kreatif perlombaan bernuansa wisata.

 

“Teruslah berkreasi. Saya akan mendampingi kalian, FTI Sumbar. Spirit wisata dan ekonomi kreatif di dalamnya sangat kental. Mari kita maju bersama!” ajak Ridwan Tulus yang takkan tertidakkan oleh Ketua Harian Deky Pribadi dan Saya, Ketua Umum FTI Sumbar.

 

Semangat kami kian tinggi. Bukittinggi kian dingin.

 

KIAN BERSEMANGAT

 

Ridwan Tulus, seperti saya temui saat itu bertemu kembali di Harau, di Hotel Echo nan permai. Direktur Pengembangan Wisata Minat Khusus, Kementrian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif RI Achayruddin, bahkan sengaja mempercepat perannya selaku narasumber, hanya untuk mendengarkan Ridwan Tulus menyampaikan materi tentang Kreasi Wisata Minat Khusus kepada para peserta Peningkatan Kapasitas Wisata Minat Khusus. Para peserta, tampak antusias sehingganya, Direktur pun ikut antusias dibuatnya.

 

Ridwan Tulus, mengatakan bahwa pariwisata, selain memang ibadah, juga memanusiakan manusia. pariwisata dijalaninya selama ini dengan kreatif. Seluruh program yang dibuatnya, baik di Sumatera Barat, sampai ke seluruh Sumatera, seluruhnya khas dan selalu baru. Kreatifitas menjadi kunci utama sukses Ridwan Tulus dengan Sumatera & Beyond.

 

Ridwan Tulus telah tercatat baik di dunia pariwisata Indonesia. Jaringannya internasional. Terbuat dari emas semangatnya untuk menghidupkan kearifan lokal. Banyak grup wisata dan tour projectnya didatangkan ke Indonesia, untuk mengecat sekolah. Konsep pariwisata Ridwan Tulus justru selalu terbarukan.

 

Berkat keuletannya ini menciptakan format kepariwisataan minat khusus secara terapan, membuat Ridwan Tulus menjadi langganan narasumber pemberitaan di media-media internasional. Media Kompas saja mempublikasikan pria energik ini setiap waktu. Meski demikian, ia tetap rendah hati, meski setiap diwawancarai ia mendapat royalti yang tinggi.(***)

About these ads

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Armen Zulkarnain's Blog

Nan Bana Nan Basamo

DODI SYAHPUTRA MM

CATATAN JURNALISTIK DAN PERSONAL

Words of Thousand Stories

Karena Kita Selalu Punya Cerita

Fiazku

Kecerdasan Manusia Bodoh

mang shanny Blog

Menjalin Silaturahmi dan menambah wawasan tentang komputer dan bisnis internet

TechCrunch

Startup and Technology News

Lucy Wiryono

renew your minds

tom.basson

healthy (body+mind+spirit) = healthy soul

Catatan Dahlan Iskan

dahlaniskan.wordpress.com

Kaliki Santan

rifki payobadar - just ordinary people, and to pursue a big dream and a sincere of love..!

Devino Rizki Arfan

perencanaan keuangan untuk semua

Duoputri's Weblog

Just another WordPress.com weblog

Berjuang Dengan Pena

Just another WordPress.com weblog

Nasrul's Weblog

Tidak Hanya Melihat Sebelah Mata

Prosewa

Prosewa Production

Sato Sakaki Mambangun Nagari

Just another WordPress.com weblog

Fotomold's Weblog

Just another WordPress.com weblog

Duniauniq's Blog

Just another WordPress.com weblog

Elang Rimba

Just another WordPress.com weblog

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 5.219 pengikut lainnya.

%d blogger menyukai ini: