DODI SYAHPUTRA MM

CATATAN JURNALISTIK DAN PERSONAL

PAYAKUMBUH UMUMKAN WABAH FLU BURUNG!

35 UNGGAS DIMUSNAHKAN, 1000 YANG TERJANGKIT

BUKIK SIBALUIK —


Setelah seminggu lebih mengelak-elak, akhirnya justru Pemko Payakumbuh kini mengeluarkan Keputusan Walikota tentang Bencana Sosial Wabah Flu Burung. Sejak 15 April lalu diawali ternak, ayam buras mati di Limbukan, kini telah 31 kecamatan menyebar wabah H5N1 ini.

Walikota Josrizal Zain, Wawako Syamsul Bahri, Sekda Ir Irwandi Dt Batujuah, Asisten I Richard Moesa, Asisten 2 Benny Warlis, Dinas Pertanian drH Hariani, Dinas Kesehatan dr Herizon serta Kabag Humas John Kennedi secara resmi mengumumkan Payakumbuh wabah flu burung.

“Untuk itu kami mengimbau juga kepada daerah tetangga, untuk antisipasi jika virus ikut menyebar ke daerah mereka,” aku Walikota Josrizal Zain.

15 April lalu di Limbukan, ternak ayam buras mati mendadak. Laporan ini segera ditanggapi serius oleh Pemko dengan membentuk tim kerja dipimpin Asisten II Benny Warlis, beranggotakan pihak Dinas Pertanian dan Kesehatan. Esoknya, kelurahan Napar dan Parik Rantang terkena.

Waktu diumumkan kemarin, di Balaikota Bukiksibaluik, sudah 31 kelurahan dari 76 kelurahan kena wabah flu burung. Kondisi ini menjadikan Pemko harus mengeluarkan keputusan Walikota Payakumbuh tentang bencana sosial flu burung agar bisa dicairkan anggaran bencana untuk mengganti unggas-unggas yang dimusnahkan serta mengadakan peralatan desinfektan serta sekaitan lainnya.

Kami sudah sosialisasikan ke Camat dan Lurah. Pertama yang terkena itu sekitar 400 ekor ayam buras, kini sudah 1000 ekor. Soal risiko tertinggi, justru menurut Pemko bukan soal nilai ternak dan perdagangan, tapi risiko tinggi justru di terjangkitnya manusia. Nyawa manusia tantangannya.

“Kami tegaskan, nyawa manusia lebih berharga,” tegas Wawako Syamsul Bahri.

Kini, bahkan sudah ada posko 24 jam, di Puskeswan, rumah sakit dan Puskesmas. Satu korban telah dilarikan ke RS Ahmad Mukhtar Bukittinggi, empat hari yang lalu. Anak atau bayi berusia 5,5 bulan ini, setelah diperiksa intensif di Bukittinggi, ternyata tidak terdapat indikasi terjangkit flu burung.

Sementara itu, RSUD Adnan WD di Payakumbuh, disebut Wako Sekda Irwandi tidak dapat menangani persoalan flu burung. Makanya, perawatan dirujuk ke RS Ahmad Mukhtar Bukittinggi.

Ditetapkannya Keputusan Walikota, tentang Bencana Flu Burung, tujuannya untuk memback up pendanaan-pendanaan dana darurat. Setelah ditetapkannya bencana daerah maka biaya-biaya yang berkaitan dengan penanganan dapat dikeluarkan.

“Begitu sistemnya dan kami sudah periksa dan observasi secermat mungkin,” aku Irwandi lagi.

Wakil Walikota H Syamsul Bahri sendiri mengatakan telah 25 persen kelurahan terkena wabah flu burung ini.

PERULANGAN

Pemko Payakumbuh sendiri pernah menyimpan informasi terjadinya wabah flu burung di tahun 2007 lalu. Saat itu bisa ditangani dengan cepat.

Keputusan Walikota ini memang hanya berlaku sebulan penanganan. Ditanyakan wartawan, apakah tidak hanya untuk mendapatkan proyek bencana saja? Wako Josrizal mengatakan memang telah sesuai prosedur penanganan. Jadi, tidak ada niat lain.

Sementara itu, drH Hariani dari Dinas Pertanian mengatakan tim partisipatory desease system respon (PDSR) atau penanganan cepat tanggap penyakit telah bekerja. Tes cepat dilakukan. Ternyata positif flu burung. Selaku aparatur Pemko, PDSR bekerja mencegah menyebarnya flu burung di Payakumbuh.

Diakui dokter hewan ini, bahwa penyakit flu buung bisa menular kepada manusia. Ini berbahaya yang seringkali mengakibatkan kematian.

Soal dampak ekonomi, tim penanganan bencana flu burung juga mengingatkan, saat ini flu masih menyerang ternak jenis ayam buras. Untuk unggas petelur dan broiler sampai saat ini masih aman.

“Namun, kami mengimbau kepada para peternak ayam ras (broiler) agar biosecurity kepada peternak ditingkatkan. Periksa dan amati, jika menyebar ke broiler, segera laporkan ke kami,” ungkap Hariani.

Bagi farm atau peternakan yang tidak terkena flu burung (H5N1), Pemko bersedia memberikan surat rekomendasi resmi agar produksinya tetap terjual. Memang, dampak ekonomi akan sangat tinggi, namun jika tidak diingatkan segera, nyawa manusia ancamannya.

Dinas Kesehatan diwakili dr Herijon mengatakan Kota Padang, awalnya terserang. Menyebar ke banyak daerah. Awal Maret lalu, diinstruksikan seluruh jajaran untuk mengantisipasi. Pedagang ayam juga dikumpulkan.

“Pedagang agar berhati-hati, terhadap jualan ayam,” ingat Dinas Kesehatan dan Dinas Perindag UKM kepada pedagang ayam.

 

====================================

 

AWAS ITIK PEMBAWA VIRUS


Peringatan khusus. Ternyata unggas jenis itik dan angsa tidak kebal terhadap virus flu jenis A yang menyerang unggas ini. Justru, itik dan angsa mampu menahan penyakit flu di tubuhnya.

dr Hariani mengatakan bahwa itik dan angsa justru menjadi carrier atau penular penyakit yang ganas ini. Makanya, kepada pemilik unggas di sekitar unggas yang dimusnahkan, juga diminta agar itik dan angsanya ikut dimusnahkan.

Peternak meminta agar dikompensasi. Inilah sebabnya Keputusan Walikota sangat dibutuhkan agar pendanaan bisa diberikan. Setelah dimusnahkan, kandang kemudian dikosongkan, tahi unggas dibersihkan atau dilenyapkan, ditunggu sebulan kemudian. Baru bisa diputuskan, apakah diteruskan beternak atau tidak.

Selama ini tanggung jawab peternak ayam terhadap lingkungannya bagaimana? Pertanyaan ini samar dijawab Pemko bahwa selama ini peternak telah memberikan kontribusi perekonomian ke Payakumbuh.

Saat ini, telah diterjunkan 70 orang penyuluh. Di titik-titik 31 kelurahan, Akibat negatif terjadi jika ayam tidak dimusnahkan. Kawasan ternak unggas, tanaman, sebenarnya sudah ada kawasan-kawasannya. Hanya, yang terkena kali ini ayam buras atau ayam kampung.

“Jumlah ternak yang harus di Amdal dan jauh dari pemukiman kan 10 ribu ekor. Jika ayam buras kini terkena flu burung, jumlahnya hanya ratusan paling banyak,” ungkap Irwandi.

Bahaya flu burung jika menyebar ke lokasi yang lebih luas akan berdampak bahaya langsung ke nyawa manusia. Keputusan Pemko untuk mengumumkan flu burung di Payakumbuh dinyatakan bukan untuk maksud mematikan ekonomi peternak.

Jauh dari itu, Pemko mengatakan agar masyarakat tahu dan waspada. Bahaya flu burung harus segera diantisipasi bersama.

LINTANG ENAM SINGA HARAU EXTREEM OFFROAD 2011

WAKO DUKUNG OFFROAD, BERSIKUKUH ANTI ROKOK

PAYAKUMBUH —



Pertemuan dengan klub offroad Sago 4×4 dengan Muspida dan pers tetap dikomitmenkan oleh Josrizal Zain bahwa Payakumbuh anti rokok. Meski disebut tidak melarang orang merokok, namun dengan adanya Perda Kawasan Dilarang Merokok serta Perwako tentang larangan iklan luar ruang rokok, sebenarnya kontradiktif dengan kegiatan offroad yang dilaksanakan di Ngalau ini.

22-24 April mendatang akan digeber Singa Harau Extreem Offroad 2011 oleh Social Adventure Genetic Offroad (Sago) 4×4 yang pelaksananya diketuai Dharmansyah Ladi yang Ketua DPRD Limapuluh Kota. Josrizal segera menengahi saat memberikan sambutan, bahwa Payakumbuh tetap komit untuk program kota sehat.

“Saya akui dari program ini, kita bahkan baru saja mendapat program bantuan komitmen tembakau Rp300 juta,” katanya saat pertemuan di rumah dinas Bupati Limapuluh Kota di Labuah Silang Payakumbuh, Kamis (24/3) malam kemarin.

Secara olahraga dan pariwisatanya, Josrizal Zain mengaku sangat menghargai kegiatan ini. Offroad menurutnya, bagian penting pemberdayaan masyarakat, mengenal seluruh wilayah tanpa hambatan prasarana jalan sampai kepada terjalinnya silaturahmi seluruh daerah.

Mengalas ungkapan Josrizal Zain, dengan bijak Alis Marajo yang tuan rumah pertemuan ini mengatakan, Wako Payakumbuh sebenarnya tonggak tuo di rumah gadang. Sebab, rumah dinas Alis Marajo selaku Bupati berada di Kota Payakumbuh.

Alis Marajo, di depan Kapolres Limapuluh Kota AKBP Chairul Aziz SIk MSi, Kapolres Payakumbuh AKBP Drs H S Erlangga, Wakil Bupati Asyirwan Yunus dan Ketua DPRD Kota Payakumbuh Wilman Singkuan mengatakan Payakumbuh dan Limapuluh Kota tidak bisa dipisahkan. Makanya, setiap kegiatan ekonomi, wisata dan budaya selalu seiring sejalan.

LINTANG ENAM

Lintang Enam, dijurubicarai oleh Joni bersama Kepala Cabang Dasmir SE mempresentasikan iven yang berskala nasional ini. Lintang Enam ternyata telah mempersiapkan seluruh persiapan dengan maksimal.

Mulai dari mediasi luar ruang yang menyebar di seluruh area di Sumatera Barat, baliho besar 6×10 meter, pakaian panitia, pakaian offroader, pakaian SPG, stiker serta berbagai aksesoris lainnya telah disiapkan oleh Lintang Enam dengan rapi.

“Kami komit dan serius dengan dukungan terhadap iven ini. Kami nyatakan offroad sebagai bagian dari social responsibility Lintang Enam. Termasuk dukungan terhadap berbagai kegiatan dan persoalan masyarakat lainnya,” aku Joni.

Saat terjadi berbagai bencana di Sumbar, Lintang Enam selalu turun membantu dengan berbagai bentuk. Mulai dari pakan sampai sandang, tenda dan bantuan bagi korban bencana diberikan oleh Lintang Enam. Lintang Enam serius memberikan bantuan kepada masyarakat.

Kini, program utama dari Lintang Enam mengemuka Lintang Enam untuk Nagari. Lintang Enam untuk Nagari dimaksudkan guna mendukung seluruh aktifitas masyarakat di nagari-nagari di Sumatera Barat.

“Program yang telah berhasil kami dukung bersama Wako Padang Fauzi Bahar, yaitu menghidupkan kembali olahraga tradisi sepak rago. Kini, setiap sore di Padang telah diramaikan dengan permainan tradisi ini,” ujar Joni.

Lintang Enam kini mengundang seluruh nagari di Sumatera Barat untuk kreatif dan menciptakan iven-iven tradisi. Lintang Enam berjanji akan mendukung penuh setiap kegiatan masyarakat nagari yang berkualitas meningkatkan harkat masyarakat nagari.

ISU H5N1, MENYERANG PAYAKUMBUH

PAYAKUMBUH —

Flu burung kembali menghangat. H5N1 yang sangat ditakuti ini menjadi isu yang menghantam Sumbar kembali. Setelah di Padang, sampai di Sijunjung, pemerintah daerahnya terbuka mengakui berjangkitnya indikasi flu burung di sana.

Di Payakumbuh sendiri, sejak tiga hari lalu, bisik-bisik sampai juga ke Rakyat Sumbar Utara. Meski informasinya terkesan sangat ditutup-tutupi, alasannya agar tidak merugikan para peternak ayam dan unggas.

Kadinkes Payakumbuh, Merry Yuliesday sendiri mengakui ada anak yang dilarikan ke RSUD Achmad Mukhtar Bukittinggi. Indikasi anak ini terjangkit flu burung, suspect atau apapun namanya dijelaskan, Merry tidak ada.

“Saat ini, si anak tengah diobservasi di RSAM Bukittinggi. Infonya tidak flu burung,” ujar Merry menjelaskan lewat pesan singkatnya.

GELAR PERS

Walikota Payakumbuh, H Josrizal Zain melalui Kabag Humas John Kennedi, siang ini mengundang para insan pers untuk bertatap muka di Aula Kantor Balaikota di Bukik Sibaluik.

“Sekalian kita akan jelaskan tentang isu flu burung ini,” ujar John Kennedi.

Awalnya, pertemuan mengagendakan temu wartawan. Sebab adanya isu flu burung ini, maka ditambahkan pertemuan tentang kejelasan virus berbahaya ini di Payakumbuh.

DATUAK DAN IBU RUMAH TANGGA 303

TERTANGKAP BERJUDI DI PAYAKUMBUH

PAHLAWAN —

Tim Khusus di bawah Satreskrim Polres Payakumbuh kembali menangkap 3 tersangka 303 alias perjudian. Satu orang Datuak kini berada di balik terali besi tahanan Polres Payakumbuh.

Kamis (24/3), Tim Khusus Anti Judi ini berhasil menangkap HR (45) seorang Datuak yang berprofesi jualan beralamat Jorong Parumpuang Kenagarian Koto Baru Simalanggang Kecamatan Payakumbuh Limapuluh Kota. Bersama HR, juga ditangkap HE (42) yang sopir beralamat di jorong yang sama.

Ketiga, ditangkap pula AD (29), wiraswasta. Baik HE maupun AD adalah pembeli nomor togel yang dijual oleh HR di Simalanggang. Bersama barang bukti uang tunai Rp40 ribu, 3 unit hape, 2 buah pena, 2 sobekan kertas isi nomor togel, 1 buku tulis.

Ketiga tersangka ditangkap di warung milik tersangka HR, pukul 3 sore. Ketiganya tak menyangka akan digerebek polisi. Makanya, tak sempat mengambil ancang-ancang untuk lari, mereka sudah dibekuk polisi.

JUDI SONG

Sehari sebelumnya, Satuan Khusus Anti Judi ini juga berhasil 5 orang tersangka judi song. Malahan, kelima tersangka justru perempuan.

Emansipasi perempuan rupanya. Judi kini juga marak di kalangan wanita.

Sayang, kelima tersangka yang tengah asyik-masyuk memainkan kartu songnya, harus manut diangkut polisi ke kantornya. NE (29) pemilik rumah di Kelurahan Daya Bangun Payakumbuh Barat, IS (42), YS (49), ER (44), EL (53), warga Bunian, tertangkap bersama-sama tengah memainkan perjudian.

Para Ibu rumah tangga ini seperti sudah lupa dengan tugasnya membenahi rumah tangga dan anak-anaknya. Makanya, saat ditangkap polisi, KasatReskrim AKP Basrial sempat geleng-geleng kepala.

Bersama para tersangka juga dibawa barang bukti uang tunai Rp134.500,- 2 lakon kartu remi serta 1 panci plastik berwarna hijau tempat taruhan diletakkan. Istilahnya, pot.

Kapolres Payakumbuh AKBP Drs H S Erlangga didampingi Kasat Reskrim AKP Basrial mengatakan komitmen polisi saat ini yang fokus dipelaksanaan tugas, salah satunya yang menonjol saat ini, judi.

“Kita setiap hari tiada henti untuk menindak setiap perjudian di wilayah hukum kita ini. Tugas penindakan ini kami barengi dengan imbauan kepada masyarakat untuk tidak lagi melakukan perjudian,” ujar Kapolres.

DUA NELAYAN TENGGELAM DI PANGKALAN

PANGKALAN —

Dua korban tenggelam di Pangkalan Koto Baru sejak Rabu (23/3) sore kemarin belum juga ditemukan. Dua korban, Mihar (52) dan Ing (19) hanya menyisakan sampan korban saja.

Semula, dua orang ini menangkap ikan di Danau Buatan PLTA Koto Panjang di Nagari Tanjung Pauh Kecamatan Pangkalan Limapuluh Kota. Danau yang luas ini memang menjadi tempat menggantungkan hidup beberapa keluarga yang kemudian berprofesi menjadi nelayan di sana.

Biasanya, setiap jelang maghrib, kedua korban telah pulang ke rumah. Sampai pukul 18.00 WIB, belum juga menampakkan batang hidungnya. Keluarga pun cemas.

Istri Mihar, Nina, pergi ke danau. Ia mencari suaminya. Tak ketemu juga. Hari mulai larut. Nina kemudian menceritakan kejadian ke para tetangga.

Warga sekitar lalu ikut mencari korban. Sampai pergantian hari, sekitar pukul 24.00 warga berhasil menemukan sampan yang dipakai korban.

Korban sendiri tidak ditemukan jejaknya. Polisi pun dilaporkan kejadian ini. Kapolres Limapuluh Kota AKBP Chairul Aziz didampingi Kapolsek Pangkalan Iptu Nahri Sukra mengatakan bahwa Mihar dan Ing adalah warga Jorong Koto Lamo di Tanjung Pauah Pangkalan Koto Baru.

“Kedua warga memang bekerja selaku petani. Sekali waktu mereka ke danau mencari ikan. Saat mencari ikan, mereka tak kunjung kembali,” ujar Kapolres.

Saat ini, tim bantuan provinsi beralat selam tengah menuju lokasi. Pencarian akan dilakukan dengan alat selam.

”JANGAN BERMAIN DI PROYEK BENCANA”

KOMISI B TURUN LAGI

MAEK —



 

Komisi B DPRD Limapuluh Kota makin rajin turlap ke masyarakat. Kompaknya Komisi B, di bawah komando Tedy Sutendi yang Ketua Komisi B, bersama Indra Fianto yang Wakil Ketua, bersama anggota Dedi Harianto, Wardi Munir, Wendi Chandra Dt. Marajo, Muzanif, Dt. Paduko Sindo, Marnidawati, Ridho Ilahi, E. Dt. Junjungan, Alisman, H. Nur, Senin (21/3) kemarin meninjau langsung kondisi Maek pasca bencana longsor.

Satu unit eskavator yang masih jalan. Sayang, satu unit loader berdiam saja. Apakah dalam keadaan rusak? Pertanyaan ini terjawab dengan kondisi loader atau pengeruk tanah yang masih bersih.

Perjalanan Komisi B, 24 km melewati jalan rusak menuju Maek berhenti di setiap titik yang dilanda longsor pekan lalu. Sampai sore baru tim Komisi B yang berseragam lapangan ini sampai di titik paling ujung.

“Kami meminta agar segera dikerjakan perbaikan ini dengan tuntas oleh Pemkab. Tapi, kami ingatkan pengerjaannya sesuai dengan kondisi yang ada. Jangan dikondisikan atau dijadikan proyek,” tegas Tedy Sutendi dan Indra Fianto seusai kunjungan lapangan itu.

Komisi B, belajar dari kasus proyek BPBD yang tengah mengemuka, menegaskan, jangan ditangani bencana ini dengan penganggaran yang mengada-ada. “Kerja ini harus sesuai dengan estimasi anggaran, jika tidak kami akan tindaklanjuti seperti proyek BPBD,” ancam Komisi B.

Kondisi lapangan, terkini jalan dan transportasi sudah lancar kembali. Longsor susulan mengancam jika hujan deras. Perlu penanganan segera.

“Jangan ada alat yang tidur, sebab dibutuhkan keseriusan penanganan benacana ini. Komisi B siap turun ke lapangan, dimanapun, kapanpun, dalam konteks tugas pengawasan legislatif,” ujar Tedy Sutendi.

Longsor di Maek ini sebab membuat putus perhubungan antara Maek dan pusat kabupaten. Semula, dicemaskan pakan dan kebutuhan pokok terputus lama.

“Kini, memang sudah jalan. Terima kasih ke Komisi B yang mau turlap. Kami merasa sangat diperhatikan,” Wali Nagari Maek Ardipel mengulas senyum bangga.

Pesan penting yang diungkapkan oleh Komisi B dari kunjungan lapangan ini, tolong jangan diberikan titian barakuak atau jebakan bagi pemerintah daerah. “Setiap pelaku proyek harus berbenar-benar, nyata bertugas, dan tidak memberikan kerugian bagi pemerintah daerah,” ungkap Tedy Sutendi.

Aparat penegak hukum, diminta Komisi B untuk menegakkan supremasi hukum. Komisi B siap mendukung dan memberikan segenap kemampuan sesuai kewenangan, jika memang setiap pelanggaran yang terjadi di kawasan Limapuluh Kota ditindak dengan serius. “Jangan tebang pilih.”

Berdasarkan konsultasi ke BNPB, Komisi VIII DPR RI lalu, diperoleh ketegasan bahwa pengawasan legislatif ternyata tidak hanya untuk APBD saja. Pengawasan melekat ternyata harus diawasi DPRD baik APBD, APBN, sampai bantuan dari sumber manapun yang digunakan di daerahnya.

WILMAN DEKLARASIKAN BUMI ISKANDAR MUDA

BANDA ACEH —


Ketua DPRD Kota Payakumbuh, Wilman Singkuan memimpin deklarasi bumi Iskandar Muda puncak Rakernas Asosiasi DPRD Kota se Indonesia (Adeksi) di Banda Aceh 1-4 Maret lalu. Gaung Rakernas ini akan terus berlangsung sebab akan menjadi referensi bagi revisi UU No. 32 Tahun 2004 yang akan disampaikan ke DPR RI sebagai bahan pertimbangan utama.

Deklarasi yang enam pernyataan menyentuh tentang kebangsaan membulatkan tekad untuk mengembalikan cita-cita berbangsa dan bernegara yang penuh cinta kasih, toleransi, dan mengarah pada keadilan dan kesejahteraan. Pernyataan pertama, disebutkan semangat revolusi kemerdekaan akan terus kami gelorakan dan beri makna terus-menerus menjauh dari mental terjajah.

“Semboyan penghargaan terhadap keberagaman (Bhinneka Tunggal Ika) akan senantiasa kami pegang teguh dalam menjalankan tugas-tugas mulia melalui tugas pokok dan fungsi yang dimiliki peserta Rakernas,” ungkap Wilman Singkuan membacakan deklarasi poin pertama, bersemangat, Senin (21/3) kemarin.

Wilman Singkuan, yang didaulat menjadi Ketua Steering Comitte di Rakernas yang berlangsung di Hermes Palace Hotel Banda Aceh memimpin persidangan selama 4 hari berturut-turut. Materi yan g dibicarakan seputar merumuskan program kerja Adeksi, isu-isu terbaru pemerintah, demokrasi, otonomi daerah dan perkembangannya.

“Juga di finalisasi, ditelurkanlah berbagai rekomendasi. Utamanya Deklarasi Bumi Iskandar Muda ini,” tukas Wilman Singkuan menjelaskan langsung di Payakumbuh.

Tema Rakernas tentang Revisi UU No. 32 Tahun 2004 sebagai Momentum Penguatan Peran dan Fungsi DPRD. Seminar ini khusus dihadiri oleh empat pembicara, Drs Ahmad Faisal (Komisi II DPR RI), Dr Dodi Riyatmadji MM (Depdagri), Prof Purwo Santoso MA (UGM), dan Prof Dr Husni Jalil (Unsyah).

Deklarasi Bumi Iskandar Muda yang ditelurkan Adeksi yang dipimpin SC Rakernas Wilman Singkuan yang kedua memandang bangsa besar ini tumbuh dan berkembang sarat dengan nilai-nilai spiritual keagamaan. Adeksi bertekad untuk terus meneguhkan dan mengembangkan semangat dan nilai-nilai keberagaman yang mulia untuk mendukung proses pembangunan.

Selanjutnya, ketiga, mendukung penuh tata kelola negara yang mengedepankan prinsip-prinsip kontrol dan perimbangan kekuasaan dan tata pemerintahan yang baik. Keempat, menyerukan ke seluruh anggota Adeksi untuk mengawal pelaksanaan otonomi daerah melalui tupoksi sebagai legislatif daerah. Kelima, agar Adeksi bersama-sama pemerintah daerah bermitra pengelolaan tata negara.

“Keenam, saya bacakan, bahwa kami menyerukan ke seluruh anggota Adeksi agar secara serius mengusahakan penganggaran daerah yang mengupayakan pengentasan kemiskinan, mendekatkan akses sarana pelayanan dasar rakyat dan memperhatikan potensi bencana alam,” demikian Wilman Singkuan di Sidang terakhir Rakernas Adeksi lalu.

KPK SIAP TURUN, MEMERIKSA BPBD

TEDY SUTENDI TELAH BERKONSULTASI DENGAN KPK

SARILAMAK —


Tedy Sutendi, Ridha Illahi, bersama Wardi Munir tiga anggota DPRD Limapuluh Kota yang berniat tulus untuk rakyat, Kamis (17/3) lalu memang telah sampai ke Komisi Pemberantasan Korupsi di Jalan Rasuna Said. Tengarai konsultasi tentang sengkarut BPBD, dikonsultasikan dengan KPK diterima oleh Kepala Pengaduan Masyarakat (Dumas), Sugeng.

Ketiga wakil rakyat ini atas nama pribadi meminta KPK untuk menyikapi persoalan BPBD yang telah ditelaah oleh Komisi B DPRD Limapuluh Kota. Sabtu (20/3) kemarin Tedy Sutendi usai baralek Alis Marajo mengatakan bahwa misi utama membela kepentingan rakyat dibawa oleh ketiga wakil rakyat ini ke pusat.

Awalnya, ketika berkonsultasi dengan BNPB dan Komisi 8 ternyata memang ada kesalahan proses aliran dana. Sebab, ternyata sebelum dibentuknya Perda dana Rp15,6 miliar itu telah mengalir ke rekening PPTK.

“Kami, sebagai bagian masyarakat meminta dukungan seluruh masyarakat Limapuluh Kota untuk mendukung tindakan kami ini. Jujur, ini demi kepentingan seluruh masyarakat, agar ke depan pembangunan, bantuan dan proyek apapun di daerah kita dilaksanakan dengan jujur demi masyarakat,” ujar Tedy Sutendi.

Hasil kunjungan ke lapangan dan hearing dengan Sekda dan Kadinas PU, dikatakan bahwa banyak kejanggalan proses yang terjadi. Diantaranya, sebagaimana data yang kini di KPK, bahwa aliran dana turun ke rekening PPTK. BPBD sendiri waktu itu belum terbentuk. Perdanya juga belum terbentuk.

Di lapangan, di sepanjang Batang Lakin, ada 7 proyek bendungan yang dibagi menjadi tujuh pekerjaan. Makanya, nilainya menjadi Rp98 juta, di kisaran itu. Makanya, ini dikonsultasikan Tedy Sutendi di BNPB dan KPK, bahwa itu melanggar aturan.

“Sebab belum terbentuk BPBD, makanya rekening PPTK itu ilegal,” ujar Tedy Sutendi menirukan ucapan pihak BNPB.

Pihak BNPB mengaku salut dengan konsultasi Komisi B DPRD Limapuluh Kota ini. Apalagi, KPK sendiri mengatakan bahwa ini adalah kasus pertama yang berani dikonsultasikan masyarakat ke pihak KPK.

“Kapan lagi selaku warga negara berjuang untuk rakyat. Ini kasus perdana, KPK siap mengejar,” aku Tedy Sutendi kemarin.

 

RAIH AWARD

Jumat, 25 Maret mendatang, Tedy Sutendi berhak atas penghargaan Citra Prestasi Anak Bangsa. Penghargaan Executive & Professional Golden Award 2011, ini diraih Tedy Sutendi atas komitmennya demi masyarakat Limapuluh Kota.

Citra Prestasi Anak Bangsa Award ini diberikan kepada Tedy Sutendi atas komitmennya membela hak dan kepentingan masyarakat Limapuluh Kota. Tidak itu saja, diinformasikan panitia, bahwa nilai plus Tedy Sutendi juga banyak yang termediasikan kinerjanya dan direport dengan baik.

GELAR MUSIK FESTIVAL 4 LOKASI

Jelang HUT Forkemp50 ke-6

NGALAU INDAH —


Tak mau berhenti berkreasi. Inilah kiranya alasan utama dijadwalkan Musik Festival Road to Final yang diselenggarakan di 4 lokasi.

Forum Kreatif Muda Payakumbuh dan Limapuluh Kota (Forkemp50) yang segera akan berusia ke-6 tahun menggeber festival musik dimulai Sabtu (26/3) depan di Muaro Paiti, Kapur IX.

Jauhnya? Ya, bergerak dari gelaran iven di Muaro Paiti dengan 20 band peserta, lalu beranjak ke Simalanggang, Kecamatan Payakumbuh di 3 April mendatang.

Setelah itu, festival musik yang didukung sepenuhnya oleh Hits Mild ini, memburu peserta sampai ke Situjuah di sesi ketiga pada 10 April. Sampai di sana, belum selesai, lo.

Grand final di 16 April dilangsungkan di Ngalau Indah, akan menampilkan band-band terbaik di tiga sesi sebelumnya. Insert peserta yang Rp100 ribu berhak atas penampilan 2 lagu bebas kualifikasi pop rock.

Di tiap sesi akan ditampilkan Five Blitz Band, Ninety Band, As”Cope Band dan Dance yang tampil menghibur seluruh masyarakat di seluruh venue festival. Mulai dari Muaro Paiti, Simalanggang, Situjuah dan Ngalau Indah Payakumbuh.

Panitia pelaksana, Rangga dan Rudi mengatakan persiapan telah dilakukan sebaik mungkin. Pentas, soundsystem, sampai publikasi telah dilakukan. Memang, setiap kegiatan Forkemp50 dilaksanakan tak pernah sepi penonton.

“Apalagi festival musik seperti ini, bakal ramai. Tua, muda, kanak-kanak akan meramaikan iven road to final ini. Kita nantikan bersama,” aku Rudi dan Rangga.

Panitia menyiapkan doorprise satu unit iPod, juara pertama hadiah tropi, piagam dan uang tunai Rp1 juta, juara kedua hadiah tropi, piagam dan uang tunai Rp750 ribu serta juara tiga dengan hadiah tropi, piagam dan uang tunai Rp500 ribu.

Tertarik untuk ikut serta di tiga lokasi ini, silakan kontak ke panitia di nomor 085643326372 dan 085263300677. Panitia juga membuka meja pendaftaran di Sekretariat Forkemp50 di Ngalau Indah Payakumbuh.

“Pokoknya bakal seru habis. Bakal habis-habisan. Alias rugi besar kalau nggak ikut,” jamin Rangga dan Rudi menyemangati.

BPKB VIAR BERNILAI JUAL

MUNGKA, METRO —


 

Terobosan baru kembali digegerkan sepeda motor hebat harga hemat, Viar. Hari ini, bahkan telah bisa BPKB motor dijaminkan di Bank untuk pengembangan usaha lainnya.

 

Di usia ke-11 tahun, sepeda motor Viar secara konsisten terus memenuhi kebutuhan alat transportasi masyarakat. Harga murah, angsuran rendah tapi berkualitas tetap dipertahankan.

 

“Viar kian mengembangkan jaringan penjualan dan jaringan service-nya. Terbukti saat ini Viar sudah ada hampir di setiap kecamatan,” ujar Deddi Rinaldi yang Marketing Head Wilayah Payakumbu di Padang.

 

Misi Viar khususnya di Maret dan April adalah melakukan canvasing atau berkeliling langsung ke sub dealer dan konsumen serta calon konsumen di wilayah. Kenanga Motor di Mungka Limapuluh Kota dilibatkan.

 

Sejak melakukan kegiatan canvasing Kenanga Motor
ramai dikunjungi calon konsumen. Hardiyanto sang pemilik Dealer Kenanga Motor merasa senang.

 

“Hampir setiap hari kami lakukan canvasing. Sasaran kita adalah hari-hari pasar di setiap Kecamatan. Tujuannya adalah menginformasikan kepada masyarakat tentang program promosi Viar saat ini,” aku Hardiyanto.

 

Promo yang menarik di bulan ini, Viar mengadakan promosi angsuran murah. Hanya membayar DP Rp850 ribu serta angsuran yang hanya Rp352 ribu motor sudah di tangan konsumen.

 

“Pembiayaan segini saya pikir cukup terjangkau bagi masyarakat yang berpenghasilan per bulannya di bawah Rp 1 juta,” tukas Deddi.

 

Apalagi Leasing Adira Finance sebagai perusahaan pembiayaan betul-betul menyokong Viar. Rahmad Iswandi sebagai Credit Marketing Head Adira Finance untuk wilayah Bukittinggi & Payakumbuh mengatakan bahwa Adira senang membiayai Viar karena selain dari sisi volume terus menunjukkan grafik peningakatan penjualan. Hal penting lainnya, ternyata tingkat kemacetan kredit (FID Compre) sangat kecil, hanya 1,9 persen saja.

 

BISA DIGADAI

 

Saat ini BPKB sepeda motor Viar sudah dapat dijadikan jaminan untuk meminjam uang. Bonafitnya, bisa di Bank Rakyat Indonesia.

 

Deddi Rinaldi mengatakan, salah satu konsumennya telah berhasil menjaminkan BPKB ke BRI, Ibu Yatimis yang beralamat di Jorong Mungka Tangah Kenagarian Mungka Limapuluh Kota.

 

“Saya menjaminkan BPKB tersebut untuk mengembangkan usaha ternak ayam saya. Alhamdulillah saya mendapatkan pinjaman sebesar Rp6 juta dengan menjaminkan BPKB sepeda motor Viar tahun 2008 milik saya,” aku Yatimis bersemangat.

Armen Zulkarnain's Blog

Nan Bana Nan Basamo

DODI SYAHPUTRA MM

CATATAN JURNALISTIK DAN PERSONAL

Words of Thousand Stories

Karena Kita Selalu Punya Cerita

Fiazku

Kecerdasan Manusia Bodoh

mang shanny Blog

Menjalin Silaturahmi dan menambah wawasan tentang komputer dan bisnis internet

TechCrunch

Startup and Technology News

Lucy Wiryono

renew your minds

tom.basson

healthy (body+mind+spirit) = healthy soul

Catatan Dahlan Iskan

dahlaniskan.wordpress.com

Kaliki Santan

rifki payobadar - just ordinary people, and to pursue a big dream and a sincere of love..!

Devino Rizki Arfan

perencanaan keuangan untuk semua

Duoputri's Weblog

Just another WordPress.com weblog

Berjuang Dengan Pena

Just another WordPress.com weblog

Nasrul's Weblog

Tidak Hanya Melihat Sebelah Mata

Prosewa

Prosewa Production

Sato Sakaki Mambangun Nagari

Just another WordPress.com weblog

Fotomold's Weblog

Just another WordPress.com weblog

Duniauniq's Blog

Just another WordPress.com weblog

Elang Rimba

Just another WordPress.com weblog

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 5.219 pengikut lainnya.