POTENSI BESAR, SUKSES BELAJAR DI LUAR NEGERI

dodisyahputra@padekberita.com

malaysia
malaysia

Selama tiga hari berkeliling Kuala Lumpur, guna melihat kedigdayaan pendidikan tinggi Malaysia, rasanya pantas Indonesia merasa tertinggal. Betapa tidak, pendidikan tinggi di Malaysia telah diurus dengan sangat profesional sehingga pendidikan tinggi di bawah Kementrian Pendidikan Tinggi Malaysia memiliki manajemen marketing yang luas hingga ke seluruh pelosok dunia, baik negeri maupun swastanya.

Pusat Promosi Pendidikan Malaysia di Indonesia sengaja membawa para jurnalis Indonesia beserta para agensi pendidikan Malaysia di Indonesia pada 16-19 Desember lalu. Malaysia yang memang menargetkan memiliki 100.000 mahasiswa asing pada 2010, menggeber beberapa perguruan tinggi negeri dan swastanya untuk mempresentasikan pendidikan di masing-masing kampus kepada para jurnalis.

Mahasiswa asing di Malaysia saat ini berjumlah lebih dari 45.000 orang. Pendidikan tinggi Malaysia memiliki keunggulan dalam bidang teknlogi informasi dan komunikasi serta teknik. Pelajar Indonesia yang saat ini berjumlah sekitar 15.000 orang merupakan pelajar asing terbanyak nomor dua setelah China.

Belajar di Malaysia lebih murah dibandingkan di negara barat seperti Australia, Inggris, dan Amerika Serikat. Padahal kualitas pendidikan di Malaysia juga tidak kalah dengan negara barat itu. Karena itu, Malaysia membuka peluang yang besar bagi mahasiswa asing untuk belajar di negara jiran ini.

Darsham bin Daud, Direktur Promosi Pendidikan Malaysia untuk Indonesia, yang mendampingi rombongan sejak hari pertama menyebutkan di Malaysia terdapat 20 universitas negeri, 27 universitas swasta, dan empat universitas cabang luar negeri.

Tidak hanya di Indonesia, ternyata di Timur Tengah sana, pemerintah kerajaan Malaysia telah melakukan ekspansi promosi pendidikan yang luar biasa. Pendidikan tinggi di Malaysia telah memberi dorongan kepada pelajar dan orang tua untuk mengejar pendidikan tinggi yang bermutu, paling menarik, dan diakui oleh setiap perusahaan di Timur Tengah sana.

Hingga hari ini, terjadi peningkatan jumlah pelajar asing yang belajar di Malaysia sekarang ini cukup menggembirakan. Yaitu, 50.000 orang, masing-masing 7.000 orang dari tanah Arab termasuk 685 orang dari Arab Saudi.

Di Malaysia ada dua jenis perguruan tinggi swasta, yaitu non-universitas dan universitas. Perguruan tinggi swasta non-universitas bisa berbentuk sekolah tinggi atau lembaga-lembaga pendidikan sejenis. Adapun perguruan tinggi swasta berbentuk universitas, ada yang dikelola oleh lembaga pendidikan tinggi lokal, ada pula yang berbentuk cabang dari perguruan tinggi asing. Perguruan tinggi swasta yang bekerja sama dengan universitas luar negeri umumnya memberikan gelar ganda, lokal dan internasional.

Mengenai jenis program yang diselenggarakan perguruan-perguruan tinggi swasta, mereka memberikan gelar dalam negeri untuk tingkat sertifikat dan diploma. Dengan menyelesaikan program belajar yang ditawarkan secara paruh waktu atau waktu penuh, para mahasiswa bisa mendapatkan kualifikasi yang diakui oleh mayoritas universitas lokal dan banyak universitas asing.

Sejumlah perguruan tinggi berkualitas dari Inggris dan Australia yang membuka cabang di Malaysia umumnya menawarkan program kembar, ijazah diakui di dua negara dan internasional. Khusus untuk perguruan tinggi dari Amerika Serikat, Inggris, Kanada, Australia, Perancis, Jerman, dan Selandia Baru,
selain menawarkan program kembar, juga ada program franchised dan eksternal. Mereka umumnya melakukan kerja sama dengan lembaga pendidikan di Malaysia.

Diantara pendidikan tinggi yang sempat dikunjungi adalah University of Malaya, perguruan tinggi tertua di Malaysia yang berada di Baratdaya Kuala Lumpur. International Islamic University of Malaysia (IIUM) juga sempat dipresentasikan. Kampus yang berada di Gombak, Selangor ini menawarkan pendidikan Islam yang komprehensif dengan keilmuan modern terkini.

Kampus swasta maju yang dikunjungi antara lain; Taylor’s University College sebagai satu kampus termahsyur yang memiliki alumni sampai dengan 50.000 orang yang kini telah bekerja di level tinggi di masing-masing profesi. Limkokwing University of Creative Technology pun memiliki kekhasan kreatifitas tertinggi dengan kampus tersebar sampai ke London, Cyberjaya, Kuching, botsana, Jakarta, Kuala Lumpur, dan Beijing.

HELP University College (HUC) memberikan fasilitas pendidikan tergabung dengan kampus-kampus ternama di Inggris. Twinning Programmes yang dikembangkan kampus ini ternyata sangat efektif menarik minat mahasiswa asal luar Malaysia dari lebih 80 negara asing untuk berbondong-bondong belajar ke Malaysia. Bersama itu juga Asia Pacific University College of Technology and Innovation (APIIT) telah meluluskan 14.000 lebih lulusan berkualitasnya. Sunway University College menggabungkan kampus modern dengan hunian kampus yang apik.(dodisyahputra@padekberita.com)

DODI SYAH PUTRA
JOURNALIST

MOBILE : +6281933523200
MOBILE : +627517892840
OFFICE : +62751841255
FAXIMILE : +62751841269
EMAIL : dodisyahputra@gmail.com
dodisyahputra@padangekspres.co.id