ALI HASAN SSosLIMAPULUH KOTA

Buah kegigihan dan jemput langsung ke pusat, menghasilkan bantuan anggaran peningkatan kepariwisataan berupa PNPM pariwisata Rp200 juta dan bantuan pembangunan eko tourisme di destinasi pariwisata Limapuluh Kota Rp400 juta. Kabid Pariwisata Ali Hasan SSos yang langsung menjemput dan mengantarkan kelengkapan administrasi ke Kementrian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, pekan lalu, membawa kabar gembira ini.

Sementara, di 2012 lalu, bantuan PNPM Rp400 juta dilekatkan bagi pembangunan berbagai kelengkapan kepariwisataan alam di Harau. Termasuk pembangunan kelompok-kelompok kepariwisataan di Harau. Optimisme yang ditebar oleh Pariwisata Limapuluh Kota, serta bantuan banyak pihak, bahkan sampai ke luar negeri.

”Tour de Singkarak, portal dan website pariwisata, brosur dan leaflet agensi wisata, serta banyak link nasional dan internasional, menjadikan Harau di Limapuluh Kota selaku bagian dari destinasi utama pariwisata di Indonesia. Ini, makin membuat percepatan kepariwisataan makin terstimulus dengan adanya bantuan pusat ini,” jelas Ali Hasan kemarin di Tanjung Pati, Limapuluh Kota.

Di Sumatera Barat sendiri, memang jadi ikon Harau selaku destinasi pariwisata alam yang terkenal dengan dinding alamnya yang indah. Grand canyon di Amerika pun ada di Harau ini. Kini, kebanggaan taman kupu-kupu pun sudah hadir di Harau.

Soal bantuan pusat yang terus mengucur ke Limapuluh Kota, dikatakan oleh Ali Hasan berkat kegigihan semua pihak. Termasuk kelompok-kelompok pariwisata yang gigih berjuang untuk mendapatkan kepercayaan pusat tahun ke tahun yang terus meningkat.

Diharapkan, seluruh kegiatan kepariwisataan di Limapuluh Kota akan terus didukung oleh seluruh pihak, termasuk pemerintah pusat. Harau telah menjadi destinasi nasional yang terus meningkat jumlah kunjungannya.

DODI SYAHPUTRA