Gambar

 

Atraksi kebudayaan tradisional di tahun ketiga keikutsertaan Kota Payakumbuh di Tour de Singkarak kini disiapkan kembali oleh Pemko Payakumbuh. Pacu itiak yang satu-satunya menjadi lomba olahraga tradisi di Kota Payakumbuh ini sukses dihelat di gerbang etape Tour de Singkarak 2012 lalu. Kadinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga Kota Payakumbuh Drs Rida Ananda bersama timnya tengah mempersiapkan pacu itiak untuk atraksi pra start yang akan kembali menjadi ikon pariwisata yang menarik hati ribuan pengunjung Kota Payakumbuh pada Tour de Singkarak.

 

”Kita bertekad untuk menjadikan pelayanan dan fasilitas terbaik untuk Tour de Singkarak 2013, Insya Allah kita tampilkan kembali demi mengangkat dan memberikan rasa kepuasan pengunjung. Banyak yang meminta kembali ini kita tampilkan,” ujar Rida Ananda didampingi Kabid Pariwisata Ir H Wal Asri dan Kasi Promosi Hadiatul Rahmat SPd.

 

TdS 2013 ini menurut Rida Ananda akan menjadi momentum peninggi tingkat ekonomi dan kepariwisataan Payakumbuh. Kota Payakumbuh selaku daerah yang serta menghelat TdS 2013, dengan menganggarkan Rp350 juta untuk hadiah tambahan, serta bantuan pelaksanaan kegiatan lokal di Payakumbuh tampaknya tidak mau berleha-leha.

 

Sebab, TdS 2013 diyakini Payakumbuh mampu menjadi responsi bagi keinginan Payakumbuh makin gencar mempromosikan pariwisatanya. Bahkan, menurut Kasi Promosi Hadiatul Rahmat TdS 2012 lalu telah mencatat Payakumbuh sebagai daerah pelayanan terbaik dalam konteks lima besar daerah di Sumbar.

 

Ditambahkannya tiga daerah lain, selaku pelaksana kegiatan TdS; Solok Selatan, Dharmasraya dan Pasaman menambah etape dan hadiah yang akan diperebutkan. Bahkan 3 daerah ini, telah menyiapkan bermilyar anggaran untuk pelaksanaan TdS 2013.

 

Kota Payakumbuh selalu siap dengan kawalan iven terbaik bagi promosi pariwisata. Kini, dengan harapan TdS 2013 makin meningkatkan pendapatan dan promosi wisata, Payakumbuh kian serius menyambutnya. Semoga.(dsp)