LIMAPULUHKOTA

Para Kepala Sekolah dan Majelis Guru diharapkan oleh Bupati Limapuluh Kota, Alis Marajo agar banyak belajar, membaca dan proaktif dalam meningkatkan profesionalisme dalam memotivasi minat belajar siswa dan meningkatkan kualitas hasil pendidikan. Alis Marajo melakukan kunjungan kerja (kunker)  mendadak  ke dua SMA; SMAN 1  Kecamatan Situjuh Limo Nagari dan SMAN 1 Kecamatan Akabiluru, Rabu (27/3).

Bupati saat bertemu para guru bercerita kiat Guru SMAN 1 Padang dalam meningkatkan kualitas pendidikan, terutama dalam upaya meningkatkan atau mempertahankan nilai UN atau NEM setiap tahunnya. Guru mata pelajaran selalu memberikan soal-soal latihan setiap harinya kepada siswa, terutama mata pelajaran Matematika, Fisika, Kimia dan Bahasa Inggris.

”Lembaran latihan dan ujiansiswa yang telah diperiksa harus dikembalikan kepada siswa bersangkutan. Kalau perlu silakan studi banding atau belajar ke SMAN 1 Padang seperti saya ceritakan ini. Sekolah itu selalu unggul dalam mata pelajaran Matematika, Fisika dan Kimia, baik dalam ujian nasional (UN) maupun dalam lomba mata pelajaran atau olimpiade IPA dan Matematika,” Alis Marajo memberikan motivasi.

Saat ditanyakan sekembali Bupati dari kunjungan sekolah, juru bicara Bupati yang juga Kabag Humas dan Protokoler Setkab Limapuluh Kota Muhamad S menjawab, Bupati berkunjung hendak mendapatkan informasi langsung (input) kepada Kepala Sekolah dan majelis guru tentang kelemahan dan kendala dalam proses belajar mengajar.

”Upaya meningkatkan mutu hasil pendidikan, terutama pada ketiga mata pelajaran tersebut. Bupati Alis Marajo ingin mengetahui lebih dekat, apa kelemahan dan kendala guru selama ini dalam mengajarkan dan upaya meningkatkan mutu pendidikan,” ujar Muhamad S.

Kesannya memang mendadak, tanpa pemberitahuan sebelumnya kepada pihak sekolah, Alis Marajo bermaksud agar kepala sekolah dan majelis guru tidak repot menyambut kedatangan Bupati dan rombongan.

Walau terkesan mendadak ke sekolah tersebut, dikatakan Muhamad, namun pihak sekolah terlihat sangat senang menerima kedatangan Bupati. Seperti yang diungkapkan Kepala SMAN 1 Situjuh Limo Nagari Teno Kanefri dan Kepala SMAN 1 Akabiluru Afrizal, mereka senang Bupati datang ke sekolahnya, karena para guru dapat leluasa menyampaikan aspirasi.

”Kendala atau keluhan dalam mengajar terutama dalam upaya meningkatkan mutu pendidikan, meningkatkan nilai UN atau NEM siswa, dapat kami sampaikan langsung,” ujar kedua Kepsek

 

Kendala Sekolah

Hasil dialog dan diskusi Alis Marajo dengan para guru diperoleh informasi bahwa terdapat kelemahan penanaman konsep, sebab Matematika Dasar tidak jelas. Hal ini karena yang mengajar Matematika di SD bukan lulusan atau sarjana Matematika.

Para guru menyebuut, kunci dasar di mata pelajaran Matematika. Jika ini kuat dasarnya dari SD dan SMP dengan sendirinya pelajaran Kimia dan Fisika pada SMA pun juga akan berkualitas dengan sendirinya

Sanif, Guru Fisika SMAN 1 Situjuh Limo Nagari dan Misniza guru matematika SMAN 1 Akabiuluru secara terpisah menceritakan hal di atas langsung ke Alis Marajo. Sementara itu, Sawaluddin, Guru Matematika SMAN 1 Situjuh juga membenarkan kurangnya siswa mememahami kemampuan atau konsep dasar Matematika sesampai di SMA.

”Sulitnya kita mengajarkan Matematika di SMA karena banyak siswa yang tidak mengetahui, apalagi mendalami konsep dasar Matematika. Makanya guru Matematika yang terbawah, guru matematika di SD harus yang berkualitas baik,” tegas Sawaluddin.

Sedangkan Bupati Alis Marajo, mengulas bahwa Guru Bahasa Indonesia terkait dalam bahasa soal, soal-soal matematika, Fisika dan Kimia terutama soal cerita mempergunakan Bahasa Indonesia, makanya guru harus memahami Bahasa Indonesia.

Siswa sekarang suka membuka facebook, media sosial, sehingga lupa akan menghafal pelajaran, lebih suka chatting, main game online daripada membuka pelajaran yang ada di internet. Padahal sebenarnya disitu banyak juga pelajaran atau pengetahuan. Itu yang menjadi persoalan. Kalau kita membendung siswa ke warnet tentu sulit juga dan juga kita tak mungkin melarang berdirinya warnet,” ujar  Gus Elda, Guru Akuntansi yang Wakil Kurikulum menceritakan persoalan lainnya.

Secara umum, kendala yang dijumpai Guru Kimia dalam menyelesaikan soal-soal, kadangkala ada yang diberi PR kimia 4 soal, umumnya yang bisa diselesaikan hanya 1 atau 2 soal, tentu juga tidak terlepas dari pelajaran matematika sewaktu di sekolah sebelum di SMA,” ungkap Irwanto, guru mata pelajaran Kimia.

Keluhan senada juga disampaikan Suharti guru Fisika di SMAN 1 Simona, Afrianti, S.Pd, guru Fisika di SMAN Akabiluru.

Bupati dr. Alis Marajo Datuak Sori Marajo, meminta para guru untuk lebih banyak belajar, memahami dan memperdalam ilmu dan wawasannya. Usahakan memakai metode mengajar yang mengasikkan dan menyenangkan bagi siswa.

”Kalau perlu belajar atau studi banding ke SMAN 1 Padang, kenapa siswa di sana selalu memperoleh nilai atau NEM tertinggi setiap UN, atau ada lomba mata pelajaran, seperti Olimpiade Matematika dan IPA. Kuncinya, Guru harus belajar dan banyak membaca,” pesan Bupati diiringi senyum para guru yang mengaku gembira diperhatikan mutu pendidikan oleh Bupati dan jajaran.

Menutup kunjungannya, Alis Marajo meminta pihak Dinas Pendidikan melalui Kabid SMP dan SMA Radimas untuk merekapitulasi, membahas dalam diskusi pihak terkait di Dinas Pendidikan.

”Tolong direkapitulasi semua persoalan yang disampaikan guru mata pelajaran tersebut, telaah, dan cari solusi pemecahan masalahnya, sehingga mutu pendidikan di Limapuluh Kota segera meningkat,” pinta Bupati yang lama menjadi pengajar di Universitas Andalas.