WABUP LIMA PULUH KOTA DRS H ASYIRWAN YUNUS MSI Bersama wartawan Luak Limopuluah
WABUP LIMA PULUH KOTA DRS H ASYIRWAN YUNUS MSI Bersama wartawan Luak Limopuluah di Balai Wartawan. Silaturahmi.

LIMAPULUH KOTA

Wakil Bupati Limapuluh Kota bertegas-tegas bahwa daerahnya bisa maju luar biasa. Sebab, setelah 2,5 bulan mengikuti pendidikan di Lembaga Pertahanan Nasional (Lemhanas) RI. Sejak menamatkan Lemhanas, Asyirwan Yunus kini bertegas-tegas.

”Alhamdulillah sudah terbit surat edaran Bupati Limapuluh Kota, untuk disiplin dalam setiap kegiatan bagi seluruh pejabat, PNS dan pegawai. Mulai hari ini, jika ada kegiatan yang dilakukan, tak ada yang boleh terlambat lagi,” ujar Asyirwan Yunus dalam silaturahmi di Balai Wartawan Luak Limopuluah, Jumat (3/5) kemarin.

Ketegasan ini dikataakan berlaku untuk seluruhnya. Sekda pun telat tidak boleh lagi hadir atau dianggap absen. Inilah awal penerapan kemajuan di Limapuluh Kota yang dicanangkan oleh Asyirwan Yunus.

Wakil Bupati menjelaskan bahwa ada kelemahan yang diperbaiki. Limapuluh Kota punya sumber daya alam dan sumber daya manusia yang tinggi. Tidak kalah dengan daerah lain. Pertama, bahwa kekurangan kita, master plan negara. Konsistensi dengan apa yang telah diprogramkan. Pergantian pimpinan berganti kebijakan dan aturan.

Silaturahmi ini dilaksanakan Wakil Bupati Asyirwan Yunus untuk pertama kalinya semenjak pulang Lemhanas. Secara khusus, Wabup meminta maaf jika masih ada kekurangan yang terjadi selama 2,5 tahun menjadi kepala daerah.

Menyoal persoalan tuntutan masyarakat, memang tak ada pemerintahan yang bisa memuaskan masyarakat seratus persen. Soal prestasi, Limapuluh Kota sudah banyak melakukan perbaikan, pembangunan dan perubahan.

”Saran bagi staf Wabup, untuk menjadikan publikasi terbaik ditempatkanlah tenaga publikasi yang terbaik. Kami, awak media tentu tidak bisa selalu mengikuti Wabup setiap waktu. Meksi kami akui bahwa program Wabup setiap hari keliling jorong ke jorong, kampung ke kampung,” ujar Nur Akmal dan Taufik, wartawan senada.

Soal pendidikan, Bayu wartawan Singgalang mengatakan ada data berbeda, 15.351 anak tidak sekolah berdasarkan data Bappeda Limapuluh Kota. Sementara, di Dinas Pendidikan ditemui data ratusan saja. Wabup mendengar hal ini langsung berjanji akan mengkonfirmasi hal ini ke SKPD terkait.

Pembangunan

Disebutkan Asyirwan Yunus, segera dan beberapa bulan ke depan Limapuluh Kota akan disibukkan dengan persiapan kedatangan Presiden RI dalam meresmikan pembangunan di Limapuluh Kota yang menjadi ikon nasional. Kelok 9 dan Museum Bela Negara di Pua Datar, Gunuang Omeh akan bukti kemajuan Limapuluh Kota.

Silaturahmi Wabup Asyirwan Yunus dengan para insan media di Limapuluh Kota ini berlangsung dengan penuh kekeluargaan. Pertanyaan runtun dari para insan media berujung pada kesepakatan bahwa masih ada kelemahan-kelemahan pelayanan media. Namun, Pemkab lewat Bagian Humas akan terus memperbaikinya.

”Termasuk tentang penambahan anggota peliput di Humas. Saya pun meminta agar terjadi peningkatan pelayanan media sehingga optimalisasi pemberitaan menjadi meningkat. Selaras dengan itu, akan tercipta mediasi positif yang akan mengangkat harkat masyarakat yang bersemangat membangun daerah ini,” ujar Wabup menutup silaturahmi.