SYUKRI BEY saat bersilaturahmi dengan warga Kota Payakumbuh
SYUKRI BEY saat bersilaturahmi dengan warga Kota Payakumbuh

 

Tiga janji utama yang ditawarkan oleh Caleg Gerindra untuk DPR RI Syukri Bey, anak nagari Koto Nan Ampek Payakumbuh ternyata tidak hanya menyentuk daerah pemilihannya saja. Target utamanya, malah menjadikan pelabuhan Muara Padang dikelola oleh perusahaan daerah berupa PT atau sebutan lainnya.

 

”Saya ingin, yang pertama sekali menjadikan Pelabuhan Muara Padang disinggahi atau ditambati oleh kapal pesiar kuliner. Sehingga, menjadi pendapatan asli Sumbar yang tinggi. Selain itu, selama ini kapal-kapal antar pulau saja yang singgah sehingga pendapatan tidak menyentuh kemaslahatan daerah,” ujar Syukri Bey yang berkeliling kampung ke kampung sampai hari ini.

 

Respektasi Syukri Bey yang tidak dibuat-buat selalu mengucap salam dan menyalami setiap orang yang ditemuinya, bahkan dipuji oleh Ketua DPRD Kota Padang Zulherman yang bertemu dengannya di Payakumbuh.

 

”Saya salut dengan sosok Syukri Bey, anak nagari Payakumbuh yang besar dan banyak berbuat di Jakarta, tetapi tidak lupa dengan kampung halamannya,” ujar Zulherman yang menjadi salah satu calon DPD RI ini.

 

Selain itu, lewat dialog sembari bersantainya di Payakumbuh, dikatakan Zulherman kepada Syukri Bey, bahwa niatan ini akan didukungnya dengan serius. Sebab, sudah sejak lama Kota Padang mau mengalihkan pengurusan pelabuhan ini. Selama ini PT Pelindo masih memegang kuasa pelabuhan dengan alasan peraturan dan perundang-undangan.

 

Syukri Bey tampil sederhana. Diakui banyak kalangan, bahwa sosok ini sungguh kreatif dan banyak ide pembangunan. Dikatakan mantan Kepala DPPKA DKI Jakarta ini, bahwa maksudnya untuk duduk di kursi DPR RI untuk menjadikan khusus di daerah pemilihan Sumbar 2, menjadikan RSUD di kota dan kabupaten di dapil ini memiliki minimal 500 kamar rawat. Sehingga, pelayanan kesehatan publik menjadi meningkat.

 

”Lima tahun masa jabatan di DPR RI itu singkat. Makanya, program saya untuk menuju Senayan tidak muluk-muluk. Selain aplikasi di Sumbar lewat Pelabuhan Muara Padang yang akan saya gali dari Kementrian Keuangan, Kementrian BUMN dan Bappenas serta lembaga terkait, juga target 3 tahun pertama sejak dilantik 500 kamar setiap RSUD di dapil saya,” ujar Syukri Bey kepada wartawan.

 

Khusus untuk Kota Payakumbuh, segera akan dibangun Graha Syukri Bey, yang permanen dan megah di Pakan Sinayan, Payakumbuh. Rumah Gadang keluarga yang kini sudah mulai dimakan usia, akan direhab setelah disetujui secara adat, menjadi rumah gadang sekaligus ruangan bagi kebudayaan di sana.

 

Syukri Bey mengatakan Grahanya akan terbuka bagi setiap alek perkawinan untuk semua lapisan masyarakat. Gratis. Hanya saja, untuk itu, hanya biaya listrik dan kebersihan Graha saja yang ditanggung oleh pelaksana perkawinan.

 

Minggu, di Taram, Limapuluh Kota, Syukri Bey akan membuka Festival Pasar Rakyat. Kembali, festival kuliner yang mendatangkan 20 pedagang makanan ini dengan 100 porsi per masing-masing pedagang digratiskan buat masyarakat yang datang ke festival ini.

 

Tenda hiburan dan penampilan artis Minangkabau serta penampilan penuturan adat istiadat oleh tokoh Minangkabau menjadi puncak kegiatan. Diharapkan seluruh masyarakat yang hadir mendapatkan manfaat kegiatan ini.

”Kita buka tenda dengan hiburan Minangkabau sehingga meninggikan kembali harkat dan martabat masyarakat kita,” harap Syukri Bey yang cinta dengan lagu ”Minangkabau” ini.