GambarPAYAKUMBUH

Playstation, TV, sepeda motor, sepeda dayung, laptop, wireless, uang tunai dan beragam bentuk barang berharga lainnya dicuri Arifki alias Rifki dengan modal satu buah kuku kambing atau linggis. Triknya, dengan mengintai lokasi pencurian dan kemudian mengambilnya sekitar pukul 2 sampai pukul 3 pagi.

 

Tersangka ini kepada Rakyat Sumbar, mengatakan bahwa pencurian yang dilakukannya sekedar untuk memberi makan istri dan mencari uang persiapan istrinya melahirkan. Istrinya sedang hamil besar di Padangpanjang.

 

”Jika sedang tak ada uang, saya langsung terpikir mencuri, Pak,” katanya.

 

Spontan, Wakapolres Payakumbuh Kompol Heri Budianto berujar, ”Jika butuh duit, karajo! Halal dan tidak berisiko, lo!” ujar Wakapolres bersama Kasatreskrim AKP Jefrizal Jarun, Kabid Humas AKP Asniwati, Kaur Reskrim Ipda Ismet dalam gelar perkara yang dilakukan sehubungan dengan tertangkapnya Rifki yang menjadi tersangka tunggal sehubungan aksi pencurian itu.

 

Rifki bekerja sendiri. Entah iya, entah tidak. Tetapi, begitu menurut pengakuannya sampai hari kemarin. Televisi 21 inchi yang dicurinya, diangkatnya sendiri meski berat. Ia mengatakan membawa barang curiannya tanpa dibantu siapapun.

 

Pria asal Payolansek Payakumbuh yang terakhir tinggal di Padangpanjang ini melakukan aksi pencuriannya di kampung halaman. Sebelumnya, Rifki pernah dihukum penjara 1 tahun atas pencurian handphone tahun 2008 di Padangpanjang.

 

Sejak ia keluar dari penjara, aksi pencurian pria muda berwajah polos dan berjenggot ini, dimulai kembali di medio 2011. Berdasar pengakuannya banyak lokasi dan barang yang telah diambil. Sebagian juga telah dijual demi keperluan belanja rumah tangganya.(dsp)