KADINAS PENDIDIKAN LIMA PULUH KOTA - DESRI MPD MM
KADINAS PENDIDIKAN LIMA PULUH KOTA – DESRI MPD MM

PRESTASI O2SN, UN, FLS2N, TINGKATKAN PERCEPATAN

LIMAPULUH KOTA

“Ini zamannya pembuktian prestasi. Limapuluh Kota kini sudah menunjukkan prestasi-prestasi gemilangnya secara meyakinkan. Pembangunan di bidang pendidikan, dalam setahun ini saja, telah menunjukkan pergerakan kemajuan yang luar biasa!”

Ungkapan Kadis Pendidikan Limapuluh Kota, Desri SPd MM itu tentu berdasar. Sebab, kini, Tahun Ajaran 2013-2014 telah hadir 3 sekolah yang dinamai bording school yang akan menjadi kebanggaan di kampung halamannya ini. Selain memang, diakui secara fakta bahwa peringkat Ujian Nasional SD di Limapuluh Kota, drastis kini menempati posisi kedua, setelah Kota Bukittinggi.

“Untuk SLTP, dari semula rangking 14, kini naik menjadi rangking 11. SLTA naik pula dari rangking 12 menjadi rangking 8. Dalam setahun ini, Limapuluh Kota telah berhasil membangun 3 sekolah menengah atas yang baru. Di tingkat provinsi pun, Limapuluh Kota berhasil keluar sebagai Juara 3 Olimpiade Sains dan Seni Nasional (O2SN). Dilanjutkan prestasi berikutnya Juara 2 FLS2N (Festival dan Lomba Seni Siswa Nasional).

Untuk O2SN tingkat nasional yang bakal dilangsungkan di Balikpapan, Kalimantan Timur 30 Juni – 6 Juli mendatang, tiga atlet siswa Limapuluh Kota juga terutus. Mereka; Rindhy R (SMA 1 Suliki) untuk cabang karate kelas kumite +53 kg putri. Berikutnya, Rita Indrian (SMA 1 Guguak) cabang Pencak Silat Kelas Tanding F. Ditambah dengan majunya mewakili Sumbar, Nindie Non S (SMA 1 Suliki) di cabang bulutangis putri.

Kasi Kurikulum Joni Desmon SPd menjelaskan bersama Desri bahwa selain para atlet dan siswa berprestasi ini mulai mengharumkan nama kabupaten di level Sumbar, seluruh dunia pendidikan Limapuluh Kota kini mulai menjajaki prestasi nasional.

PERCEPATAN

Limapuluh Kota di sektor pendidikan kini benar-benar melakukan percepatan. Di seluruh sekolah yang ada saat ini terdapat semangat bersama membangun pendidikan. Makanya, Desri memberikan garansi bahwa telah terbangun semangat bersama seluruh subjek sekolah; pendidik, siswa, tenaga lainnya di sekolah. Semua ini, hasil kebersamaan yang bervisi sama; yakni kemajuan.

3 Sekolah yang kini disemangati, dibangun dan siap menampung siswa SLTA di Limapuluh Kota; SMA 2 Harau (boarding school), SMA 1 Bukit Barisan dan SMA 1 Lareh Sago Halaban, adalah bentuk kesungguhan membangun pendidikan.

“Sebab, selama ini Angka Partisipasi Kasar (APK) siswa kita yang melanjutkan sekolah ke sekolah menengah masih rendah. Antara lain, siswa lulusan SLTP harus bisa menembus prestasi syarat luar rayon untuk domisilinya. Sayangnya, persoalan tidak hanya sampai tembus lulus syarat penerimaan saja, saat siswa memulai studinya di sekolah luar rayon, biaya pendidikan akan membengkak seiring biaya hidup dan transportasi siswa yang bersangkutan ikut meninggi,” ujar Desri.

Sebab inilah, Limapuluh Kota, segera mengambil peran penting memajukan daerahnya dengan membangunkan sekolah-sekolah menengah atas yang bermutu dan berkualitas.(dsp)