Gema Yosephin Ramadhan
Gema Yosephin Ramadhan

PAYAKUMBUH

Perjuangan berat, tentu berbuah manis. Inilah yang berhasil diraih anak sulung Ketua Ketua klub sepeda Sago Cycling Team, Yoserizal Teja. Sang anak, Gema Yosephin Ramadhan berhasil memboyong medali Juara Favorit serta hadiah uang tunai Rp2, 5 juta dari Tour de Jogja, 7-8 Oktober lalu. Sebuah kebanggaan luar biasa bagi dunia olahraga di Kota Payakumbuh, homebase-nya Sago Cycling Team.

“Alhamdulillah, kami bersama 2 pebalap sepeda dari Sago, baru kembali tadi malam. Kami berangkat dengan tekad hendak berprestasi. Meski banyak kekurangan, minus bantuan, atlet pebalap kita, mampu tampil di podium kehormatan,” ujar Teja bahagia.

Keberangkatan tim klub sepeda Payakumbuh ini memang, ditalangi oleh tekad dan semangat. Rekan sesama Pelatnas PON, Teja, yang kini telah sukses, Nurhayati, menjadi ikon balap sepedanya DIY.

Teja bersama atlet sekaligus anak sulungnya, Gema, akhirnya banyak mendapat tawaran menggelar iven serupa di Payakumbuh. Tawaran ini sontak disambut gembira. Bahkan, Gema ikut ditawarkan oleh Nurhayati untuk melanjutkan pendidikan di Jogja sekaligus masuk ke sentra pembinaan atlet yang dipunyai mantan pebalap sepeda Sumbar ini.

Gema sendiri, remaja yang lahir 24 Januari 1994 ini, mengaku tidak percaya mampu tampil sebagai juara pavorit. Lantaran, untuk lawan tanding yang jumlahnya 300 lebih peserta, mayoritas pebalap adalah atlet nasional. Namun, semangatnya, diilhami sang Bapak yang pebalap nasional, menjadikannya kukuh di dua etape Tour de Jogja itu.

“Etape satu, menempuh jarak 170 km, etape dua 130 km. Makanya, dua etape 300 km ini kian menghantui. Track yang kami lalui sungguh menyesakkan, baru saja sepeda sprint, eh, tanjakan 45 derajat langsung harus dijalani,” ujar Gema bercerita kesulitan selama dua etape Tour de Jogja itu.

Namun, tekad dan mental berlaganya sudah terlatih. Ia bisa finish di urutan kesebelas, dari 300-an peserta. Luar biasa. Makanya, atlet belia potensial ini dikalungi medali juara favorit oleh Nurhayati, sang pelaksana Tour de Jogja 2013.

Yoserizal Teja, tidak menyangka sang anak yang atlet balap sepeda, mampu prima di Jogja yang sedang panas terik itu. Sudah 3 bulan ini, di Jogja dikabarkan tidak turun hujan

“Insya Allah, Payakumbuh akan kami geber Tour de Sago, yang akan mengambil rute track 100 km di Payakumbuh-Limapuluh Kota. Nurhayati berkomitmen membantu mencarikan sponsorship bagi Tour de Sago ini. Sedang kami susun, rencana ini harus matang, sebab skop