IMG-20131022-WA0000IMG-20131022-WA0003IMG-20131022-WA0005IMG-20131022-WA0006IMG-20131022-WA00071382431550057RANDANG LIMAPULUH KOTA TERBAIK SE-SUMBAR

DIPUJI ENAK DAN KHAS OLEH IBU GUBERNUR

LIMAPULUH KOTA

Randang. Makanan yang kini mendunia ini sangat khas citarasa Sumatera Barat. Bagian dari kuliner nusantara yang ikut mengorbitkan Limapuluh Kota.

Randang di Limapuluh Kota, kata para juri Festival Randang Padang dan Pameran Kuliner Sumatera Barat 2013, bahkan turut dicicip oleh Ibu Nevi Irwan Prayitno, Ketua PKK Sumbar, sungguh lezat. Apa rahasianya?

Di Festival Randang Padang yang berlangsung di Taman Buday Sumatera Barat, Jumat-Sabtu (19-20/10) lalu itu Limapuluh Kota menjadi peserta terbaik III. Setelah Kota Padang, Kabupaten Agam, Limapuluh Kota meninggalkan Kota Payakumbuh dan Kota Padangpanjang di urutan terbaik ke-4 dan ke-5.

Seluruh peserta terbaik ini, dihadiahi oleh panitia dengan piagam penghargan ditambah dengan hadiah uang tunai Rp5 juta. Khusus Limapuluh Kota, yang didampingi langsung oleh Ketua PKK Ibu Eva Yendri Thomas, terlihat bangga. 3 orang peserta atau tim pembuat randang ini yang dipimpin oleh Ibu Opi, merupakan kelompok masyarakat kuliner asal Nagari Sungai Kamuyang, Kecamtan Luak, Limapuluh Kota.

Resepnya, Limapuluh Kota dengan bahan daging 5 kg yang dibeli di Pasa Pagi Ulak Karang Padang, kemudian memasak dengan tugku, kayu api, kuali dan sanduak yang disediakan oleh panitia. Bumbu dasarnya kelap, cabe, bawang merah, bawang putih, jahe, lengkuas, daun kunyit, daun jeruk, serei, daun salam, dan garam.

Petunjuk penilaian yang terdiri atas komposisi bumbu, prosesi pembuatan randang, higeinis, rasa, dan penyajian. Tim juri melihat keunggulan-keunggulan Limapuluh Kota. Piawainya Ibu Opi dan tim memasak randang, sebab memang sudah menjadi kekhasan di Sungai Kamuyang. Ada produksi randang di sana.

Seluruh pengurus inti Tim Penggerak PKK se-Sumbar hadir di lokasi Festival Randang ini. Limapuluh Kota juga mengutus tim Pameran Kuliner dari Suliki dikomandoi Yusniwati. Stan pameran Limapuluh Kota yang menampilkan randang hasil olahan Rang Sungai Kamuyang ini dinikmati, dibicarkan, bahkan menjadi gosip tersendiri oleh Ibu Nevi Irwan Prayitno yang istri Gubernur Sumbar, Ibu Muthia Fauzi Bahar yang istri Walikota Padang, Ibu Eva Yendri Thomas yang ibu Sekda Limapuluh Kota.

”Limapuluh Kota memang memiliki kekhasan yang luar biasa. Kita salut dengan hasil olahan randang yang memiliki kekhasan rasa dan kenikmatan yang luar biasa,” ujar Ibu Nevi serius.

Sementara itu, menceritakan keunggulan Limapuluh Kota di Festival Randang Padang ini, Kabid Pariwisata Ali Hasan bersama stafnya Susi Ramayanti yang mendampingi para peserta asal Limapuluh Kota ini sejak tahapan persiapan hingga melekatnya piagam terbaik se-Sumatera Barat ini dilekatkan.

WISATA KIAN MAJU

Didesak terus-menerus, akhirnya Ali Hasan mengakui pariwisata di Limapuluh Kota hanya didukung dengan anggarn Rp400 juta saja di 2013 ini. Padahal telah diajukan dengan rasional Rp3 miliar di awal pembahasan anggaran 2013 lalu.

”Alhamdulillah, berkat kesungguhan seluruh staf dan pelaku pariwisata, untuk tahun 2013 ini selain meraih PNPM Pariwisata Rp200 juta, Pendapatan Asli Daerah yang ditargetkan Rp350 juta, sampai tengah Oktober ini telah mencapai Rp365 juta,” ungkap Ali Hasan.

Khusus di wisata minat khusus, akan segera diberdayakan sebuah kelompok masyarakat pariwisata di Koto Alam. Targetnya, tentu saja PNPM Pariwisata akan bertambah di sana. Insya Allah.(*)