image

PAYAKUMBUH

Walikota Payakumbuh H Riza Falepi bersama Kadisdukcapil Payakumbuh Mediar Indra bersama memulai tertib administrasi  kependudukan secara nasional. Kementrian Dalam Negeri RI menggelar Rapat Kerja Nasional (Rakernas) e KTP dan Pencatatan Sipil (Capil) di Hotel Redtop, Jakarta 19-20 Februari. Kepala daerah, Walikota dan Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil ini turut serta.

Kemendagri sendiri di surat pemberitahuan dan undangannya mengharuskan keduanya untuk ikut serta agar akselerasi kebijakan daerah mumpuni mulai tahun mendatang terhadap urusan kependudukan dan catatan sipil ini.
 
Rapat Kerja Nasional yang dibuka oleh Mendagri Gamawan Fauzi tersebut merupakan langkah untuk mengkoordinasikan antara berbagai instansi untuk mendapatkan berbagai masukan dalam mencapai kesamaan persepsi dan tujuan, kemudian menentukan langkah selanjutnya oleh masing-masing instansi tersebut.
 
Rakernas itu dihadiri seluruh kepala daerah, DPRD serta Kepala Disduk Capil se Indonesia.
 
Dikatakan Gamawan bahwa Rakernas itu strategis untuk mengevaluasi hasil pelaksanaan e KTP 2011 dan pemantapan pelayanan e KTP tahun ini. Apabila penerapan e KTP 2011-2012 bisa terwujud di 497 kabupaten/kota, ini bisa mendukung suksesnya Pemilu dan Pemilu Kada.

Meningkatnya keamanan negara dalam halmencegah teroris, TKI ilegal, dan perdagangan manusia. Selain itu jika e KTP terwujud dapat meningkatkan citra negara, memperjelas status sesorang, mengefisienkan dan mengefektifkan pencapaian sasaran pembangunan nasional dan sebagainya.
 
“Sehingga sasaran Rakernas ini untuk terselenggaranya dukungan pemerintah dan pemerintah  daerah dalam pelaksanaan penerapan E KTP tahun 2012,” paparnya saat membuka acara tersebut, Minggu (19/2) malam.
 
Dirinya berharap komitmen seluruh kepala daerah, hingga petugas di tingkat kecamatan dan seluruh masyarakat untuk mendukung suksesnya pelaksanaan e KTP ini.

Mediar Indra sempat bertemu langsung dengan Mendagri dan bersapa salam kembali. Mantan Gubernur Sumbar ini, menurut Mediar Indra dalam pembicaraan via BBM kemarin, tetap bersahaja.

“Betapapun tugas dan kewajiban sebagai Mendagri itu memang berat. Namun, harus dituntaskan dengan maksimal,” demikian Gamawan Fauzi kepada Mediar Indra, sesama alumni Universitas Andalas