Gambar

LGambarGambar

LIMAPULUH KOTA

​Komandan Resimen Militer 032 Wirabraja/Kodam I/Bukit Barisan, Brigjen ​TNI Widagdo ​Hendro Sukoco menjamin netralitas TNI dalam pelaksanaan Pemilihan Umum Presiden dan Wakil Presiden 2014. Jaminan yang ditegaskan mantan Dandim Padang ini ​disampaikannya kepada wartawan di usai Shalat Jumat di Masjid Makodim 0306 50 Kota, berdampingan dengan Bupati Limapuluh Kota Alis Marajo. Danrem didampingi juga oleh Dandim 0306 Letkol Inf ​Trisno Widodo.
Gambar
Jenderal yang murah senyum ini tepat tiba di depan Mako Kodim 0306 50 Kota pukul 11.11 WIB. Disambut dengan tari gelombang dan tari pasambahan, Danrem “manggutik” siriah dalam carano yang diantarkan tiga dara jelita Limapuluh Kota. Brigjen Widagdo dikalungi bunga.

Menerima hormat dari seluruh personil Kodim 0306 50 Kota, para Perwira Seksi dan Danramil didampingi ibu-ibu Persit Kartika Chandra disalami Danrem dengan sapaan ramah seorang jenderal.

Dua kepala daerah, Bupati Limapuluh Kota Alis Marajo dan Wawako Payakumbuh Suwandel Mukhtar di ujung penyambutan dirangkul dan

disalami oleh Jenderal Widagdo dengan ramah. Masih kikuk, dengan ramah Bupati Alis Marajo diajak memasuki ruangan utama Kantor Kodim 0306 50 Kota. Bupati Alis Marajo pun mengikuti.

Sayangnya, tak berapa lama Wawako Suwandel Mukhtar meminta izin hendak kembali ke kantornya. “Gambar

 
Saya mohon izin, Pak Danrem ada kegiatan lain yang harus saya ikuti,” ungkap Suwandel dengan hormat mendalam.

“Ah, mudah-mudahan saya tidak merepotkan,” ujar Danrem berbintang satu itu ke Alis Marajo.

Di Mako Kodim 0306, sudah menunggu para anggota Kodim 0306 di bawah tenda besar. Hingga azan shalat Jumat, pembicaraan antara Danrem, Bupati Alis Marajo, dan Dandim masih berlangsung. Ketiganya kemudian melanjutkan shalat Jumat berjamaah di Masjid Kodim. Ratusan jamaah lainnya, mulai dari tentara, masyarakat umum serta pegawai sudah banyak mengisi ruangan Masjid.

Usai melaksanakan Shalat Jumat, Danrem beserta rombongan menuju Kantor Bupati Limapuluh Kota di Sarilamak. Kali ini, di Aula Kantor Bupati dilangsungkan rapat internal TNI membahas perkembangan dan kekinian teritorial. Rapat ini tertutup untuk diikuti selain TNI.
Sebelum rapat dilangsungkan, Brigadir Jenderal Widagdo Hendro Sukoco menjawab pertanyaan wartawan, bahwa dalam proses Pemilu TNI menjamin netralitas.

“Semua unsur TNI, khususnya di wilayah Korem 032 Wirabraja kami telah perintahkan untuk netral dan tidak ikut serta dalam politik praktis!” ujar Brigjen Widagdo.

Lebih lanjut dikatakannya bahwa dalam Pemilu 2014 TNI selalu siap dengan penugasan apapun yang diperintahkan oleh Mabes TNI. TNI pun menurutnya siap membantu masyarakat, bersama seluruh unsur terkait.(dsp)

Limapuluh Kota

Jelang Pilpres 2014 digelar, Danrem 032 Wirabraja Sumbar Brigjen TNI Widagdo Hendro Sukoco, menjamin netralitas seluruh Bintara Pembina Desa (Babinsa) yang bertugas di wilayahnya. Tidak akan ada Babinsa yang menggalang dukungan buat pasangan Prabowo Subianto-Hatta Rajasa maupun buat pasangan Jokowi-Jusuf Kalla. Jika di Sumbar, para Babinsa ini bertugas di nagari-nagari.

“Saya jamin, tidak akan ada Babinsa atau prajurit TNI di wilayah Korem 032 Wirabraja yang terlibat praktik dukung-mendukung dalam Pilpres 2014. Karena loyalitas TNI hanya untuk NKRI,” tegas Brigjen Widagdo saat melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Limapuluh Kota dan Kota Payakumbuh, Jumat (27/6) siang. Jenderal berbintang satu ini berkunjungan kerja ke wilayah territorial Kodim 0306/50 Kota.

Brigjen Widagdo HS yang didampingi Dandim 0306 Limapuluh Kota Letkol Inf Trisno Widodo dan Kapenrem 032 Wirabraja Mayor Inf Supadi AS, meminta kepada semua pihak, agar tidak lagi meragukan netralitas TNI dalam Pilpres. Sekalipun banyak purnawirawan TNI yang terlibat sebagai tim pemenangan capres-cawapres, tapi TNI tidak akan berpihak ke kanan ataupun ke kiri.

“Sekali lagi saya tegaskan, jangan ragukan lagi netralitas TNI. Kalau ada prajurit di jajaran Korem 032 Wirabraja yang terbukti mendukung pasangan capres-cawapres tertentu, langsung dijatuhi sanksi. Karena loyalitas dan kesetiaan TNI hanya kepada NKRI,” ujar Brigjen Widagdo HS yang pernah menjabat sebagai Dandim 0312 Padang tahun 2000-2004.

Kendati menjamin netralitas semua Babinsa dan prajurit TNI di wilayah Korem 032 Wirabja. Namun, Brigjen Widagdo HS dalam kunjungan kerjanya ke Limapuluh Kota dan Payakumbuh tetap mewanti-wanti ribuan prajurit Kodim 0306, Denzipur 02 Padang Mengatas, dan Batalyon 131 Braja Sakti, agar tidak coba-coba berpihak di Pilpres.

Mengutip perintah Panglima TNI Jenderal DR Moeldoko dan Pangdam 1 Bukit Barisan Mayjen TNI Istu Hari S, mantan Komandan Pusat Pendidikan Zeni itu menegaskan, bahwa netralitas TNI dalam Pilpres 2014 adalah harga mati. Tidak bisa ditawar-tawar. Oleh karena itu, tidak boleh ada  satu prajurit-pun yang mendukung salah satu pasangan capres-cawapres dalam Pilpres 2014.
“Tidak ada perintah komando bagi anggota TNI untuk mendukung salah satu calon dan tidak ada perintah dari pimpinan TNI,” tegas Brigjen Widago HS mengutip Panglima TNI.

Di bagian lain, Brigjen Widago HS yang baru beberapa bulan bertugas sebagai Danrem 032 Wirabraja, meminta ribuan prajurit Kodim 0306 Limapuluh Kota, Denzipur 2 Padang  Mengatas, dan Batalyon 131 Braja Sakti Payakumbuh, agar tetap menjunjung disiplin prajurit TNI. Tetap menyatu bersama rakyat, karena TNI adalah milik rakyat.

Terkait dengan pengamanan Pilpres 2014 di wilayah Sumbar, Brigjen Widagdo HS yang sebelumnya menjabat sebagai Paban Sahli Bidang Alutsista menyebutkan, bahwa Korem 032 Wirabraja Sumbar, sudah menyiapkan 19 SST (Satuan Setingkat Pleton),untuk membantu Polri, bila sewaktu-waktu dibutuhkan.

“Kami sudah siapkan 19 SST. Masing-masing SST berjumlah 30 orang. Totalnya, 570 prajurit. Berasal dari Korem, Kodim-Kodim, dan Batalyon-Batalyon. Dimana, 19 SST ini, bersifat on call (siap panggil tugas). Jika sewaktu-waktu dibutuhkan, kami akan back-up Polri. Pokoknya, Pilpres 2014 harus berjalan lancar, aman, dan demokratis,” tegas Brigjen Widagdo HS yang ramah kepada wartawan.

Dalam kunjungannya ke Payakumbuh dan Limapuluh Kota, dua daerah serumpun di perbatasan Sumbar dan Riau, Brigjen Widagdo HS yang disambut anak-anak SMAN 1 Situjuah Limo Nagari dengan tari pasambahan, diperkenalkan Dandim 0306 Limapuluh Kota Letkol Inf Trisno Widodo kepada Bupati Alis Marajo, Wakil Wali Kota Suwandel Muchtar, Wakapolres Kompol Bendot dan Muspida.(dsp)GambarGambarGambarBrig