TIM VIAR JELAJAH INDONESIA DI DEPAN KANTOR VIAR PAYAKUMBUH BERSAMA PIMPINAN DAN KOMUNITAS VIAR 

TIM VIAR JELAJAH INDONESIA DI DEPAN KANTOR VIAR PAYAKUMBUH BERSAMA PIMPINAN DAN KOMUNITAS VIAR-

PAYAKUMBUH

Kali ini, Payakumbuh geger. Lima motor trail baru produksi Viar Motor Indonesia, dalam rangka ulang tahun ke-15 membuktikan ketangguhan motornya. Lima pengendara motor, empat diantaranya pebalap nasional; Piters Tanuhaja, kroser veteran, Tatto Supatro yang juga mantan pebalap, Inuk Blazer, pebalap wanita nasional, dan Ivan Badai dan satu orang dokumenter memacu Cross X 200 CC milik Viar berkeliling Indonesia sejauh 25.000 km.

”Perjalanannya dari Sabang sampai Merauke selama 90 hari dengan jarak tempuh sejauh 25.000 km. Menggunakan Viar Trail Adventure terbaru Cross X, jelajah Indonesia ini merupakan turing trail terjauh di Indonesia, sehingga dicatatkan ke dalam Museum Rekor Indonesia (MURI),” terang Akhmad Zafitra Dalie, Deputy Director Marketing PT Viar Motor Indonesia (VMI) bersama Prasetyo, Area Marketing Sumatera, Pimpinan Viar Payakumbuh Deddi Rinaldy, dan Kacab Adira Finance Payakumbuh Agus saat menyambut kedatangan kelima pengendara Viar Jelajah Indonesia 2014 di Kantor Cabang Viar di Payakumbuh, Sabtu (20/9).

Viar motor termasuk perusahaan yang memproduksi dan menjual sepeda motor non brand Jepang yang kini terus bertahan. Tepat Februari 2015 mendatang, usianya mencapai 15 tahun. Tim Viar Jelajah Negeri diiringi sejak dari Sabang sampai Merauke nanti berganti-ganti oleh komunitas Viar berbagai jenis.

”Kami ingin membuktikan ke masyarakat bahwa inilah satu-satunya produk Indonesia yang membuktikan ketangguhannya menjelajah dari Sabang sampai Merauke. Kami juga mau tunjukan bahwa trail adventure Viar bisa menjadi pilihan konsumen,” ujar Akhmad Zafitra Dalie, Deputy Director Marketing PT Viar Motor Indonesia (VMI) serius.

Turing Viar dimulai dari Kilometer Nol di Sabang 11 September lalu. Viar Jelajah Indonesia sejauh 25.000 km ini terbagi dalam 3 tahap, yakni Sabang-Jakarta, Pontianak-Gorontalo, dan Jawa-Bali-Nusatenggara, sampai Merauke. Sabtu lalu, para pengendara membawa motor Cross X 200 CC dari Ombilin ke Payakumbuh.

Deddi Rinaldy menyambut para pengendara touring dan komunitas dengan sambutan hangat. Salah seorang pengendara motor bahkan dengan rasa persaudaraannya, langsung menggenggam kunci motor dari bengkel Viar. Rantai motornya sedikit longgar.

EKSTREM

Viar Jelajah Indonesia ini dikemas ekstrem, menyusuri lereng perbukitan maupun gurun, menyusuri sungai, danau dan pantai sekalipun sehingga menunjukan performa Viar Trail serie Adventure.

“Turing selama 90 hari memang berat, sehari rata-rata kami menempuh perjalanan sejauh 250 km sampai 450 km. Semangat tetap, karena kami juga beristirahat dan menjaga kebugaran,” jelas Piters, kroser veteran.

Piters, bersama 4 pemotor lainnya, Sabtu sore langsung melanjutkan perjalanan ke Pekanbaru setelah rehat sejenak di Kantor Viar Cabang Payakumbuh. Ekstremnya lagi, biasanya para pebalap yang touring dikawal oleh tenaga medis dan mekanik, ini tidak. Modal GPS tetap dipasang di 5 motor trail keluaran Viar teranyar itu.  Motor trail Cross X 200 cc masih bisa diandalkan sebagai kendaraan roda dua untuk rute touring jarak jauh termasuk di lintasan off-road.

Trail Viar Cros X dibekali mesin 200 cc 4 langkah SOHC yang memiliki tenaga maksimal 10 kW/7.500 rpm dan torsi 13,5N.m/7.000 rpm, yang dikawinkan dengan transmisi 5-percepatan. Generasi terbaru Viar Trail ini dibekali shockbreaker upsidedown, rem cakram depan-belakang dengan sistem pengereman ABS serta model yang stylis. Viar CrossS X 200 cc dibanderol dengan harga Rp 18 jutaan, dan edisi spesial dijual sekitar Rp 20 jutaan.(dsp)