TUAN RUMAH PON XXI TAHUN 2024

PAYAKUMBUH SIAPKAN STADION SEPAKBOLA DAN LAPANGAN TENIS

PAYAKUMBUH

KONI Payakumbuh, Cabor, dan Pemko Siapkan PON 2024
KONI Payakumbuh, Cabor, dan Pemko Siapkan PON 2024

”Kami serius. Kami siap mensukseskan PON XXI tahun 2024 di Sumbar nantinya. Kota Payakumbuh langsung menyusun strategi persiapan dua cabang olahraga yang diemban-amanahkan; Penyisihan Sepakbola dan Tenis Lapangan,” demikian tekad segenap pengurus KONI Payakumbuh dan Pemko Payakumbuh, di ruang pertemuan KONI di Kubu Gadang, Selasa (5/11) sore lalu dalam rapat bersama menyusul Grand Design PON XXI di Sumbar 2024 nantinya.

Dimotori oleh Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Payakumbuh; Wakil Ketua I Ostimardi memoderasi rapat bersama Wakil Ketua II Eri Bastari, Ketua Bidang Organisasi Midra Aldar, dan Ketua Bidang Media dan Humas Dodi Syahputra. KONI mengundang dan hadir, Ketua Bappeda Payakumbuh Rida Ananda yang sekaligus pengurus Pelti (tenis), Sekretaris Bappeda Ismet Ibrahim, Kepala Dinas Pariwisata, Pemuda, dan Olahraga Syahnadel Khairi dan Ketua PSSI Payakumbuh Tri Venindra.

Dalam paparan awalnya, disampaikan oleh Ostimardi bahwa sejak 3 Mei 2013 lalu, Gubernur Sumbar sudah menekadkan tentang pelaksanaan PON XXI tahun 2024 dilaksanakan di Sumbar. Disusul di April 2013 Dispora Sumbar pun menyambung gagasan sang Gubernur. Lalu, berkat komitmen seluruh daerah kabupaten dan kota serta pemerintah provinsi dibuatlah Nota Kesepakatan antara Pemprov Sumbar dengan Pemkab dan Pemko se-Sumbar tentang persiapan Sumbar menuju tuan rumah PON XXI tahun 2024.

”Maka, tertanggal 18 April 2013 itulah disepakati bahwa koordinasi dan kerjasama dilakukan seluruh pihak dalam penyiapan seluruh hal mengenai tuan rumah PON XXI tahun 2024 itu. Payakumbuh mendapat posisi menyiapkan cabang olahraga sepakbola dan tenis!” papar Ostimardi sembari membagikan kopian nota yang ditandangani seluruh kepala daerah dan ketua DPRD se-Sumbar.

Sekretaris Bappeda, Ismet Ibrahim menyatakan hal ini mesti disambut dengan persiapan kebijakan, regulasi dan tentunya perencanaan yang sesuai jadwal, matang, dan terencana sempurna. Ditambahkan Ketua Bappeda Rida Ananda, bahwa yang disiapkan itu tidak saja sarana dan prasarana, tetapi juga manusianya. Payakumbuh perlu strategi nyata, mempersiapkan diri, antara lain, dengan ’mendemamkan’ masyarakat tentang PON 2024 ini.

Menyoal ini, Kadinas Parpora, Syahnadel Khairi sangat sepakat. Menurutnya, Payakumbuh memang belum memiliki gedung cabang olahraga lain yang mumpuni. Khusus stadion sepakbola, hari ini telah ditemukan kata sepakat akan segera dibebaskan dan di landclearing lokasi 5 hektar tersebut. 2016 nanti, sesusai dengan RPJMD Payakumbuh, akan dibangun.

Untuk cabang olahraga sepakbola, kita anggap untuk kesiapan stadion Insya Allah bisa. Kita tinggal mempersiapkan strategi persiapan atlet dan pembinaan masyarakat,” ujar Ketua PSSI Payakumbuh, Tri Venindra.

Didapat kesimpulan awal, dari pertemuan awal, rapat persiapan pertama menuju PON XXI 2024 Sumbar di Kota Payakumbuh, bahwa KONI bersama cabang olahraga terkait, sepakbola dan tenis, akan mempersiapkan strategi dan usulan standarisasi stadion dan gedung olahraga yang dibutuhkan. Usulan itu, akan dibahas sebagai masukan sebagai program pemerintah.

”Bahwa Payakumbuh akan jadi tuan rumah, Payakumbuh siap. Tentu dibarengi dengan kesiapan sesuai standar. Termasuk kesiapan hotel dan penginapan kita, yang dibutuhkan 500 kamar, kini baru tersedia 120 kamar yang sesuai standar. Lalu, soal perizinan membuka usaha perhotelan dalam waktu dekat akan kita permudah,” ujar Kadis Parpora Syahnadel Khairi, menutup pembicaraan awal tersebut.(dsp)