FRANS SARDI - PERAIH EMAS TARUNG DRAJAT PAYAKUMBUH
FRANS SARDI – PERAIH EMAS TARUNG DRAJAT PAYAKUMBUH

Hadiahkan Emas untuk Calon Buah Hati

Payakumbuh

Pribadinya tak neko-neko. Harapannya hanya berprestasi. Frans Sardi (25) termasuk dari 16 atlet asal Kota Payakumbuh yang mampu mempersembahkan medali emas pada Porprov XIII Sumbar yang berlangsung di Kabupaten Dharmasraya 16-26 Desember lalu.

Frans yang sehari-hari bekerja di Diskoperindag Kota Payakumbuh ini mengaku, baru pertama mengikuti kejurda cabor tarung derajat setelah pindah dari cabor tinju. Pada Porprov XIII Sumbar, nomor tarung di kelas 70 – 75 kg yang berlangsung di Auditorium Kantor Bupati Dharmasraya ini merupakan emas pertama baginya.

Prestasinya itu diraih Frans dengan melaksanakan latihan fisik setiap hari. Frans mengaku berlatih fisik setiap hari sejak persiapan Porprov digelar. Selain itu, Frans juga mengaku, mencintai seni bela diri yang boleh dibilang keras ini. Tarung Drajat ternyata mampu mengantarnya menjadi juara dan meraih medali emas.

Menurut Frans, di ajang Porprov ini, tidak melihat batasan usia, semua atlet dari berbagai tingkatan turun. Ia mengaku bisa melihat dan mempelajari teknik para atlet lainnya yang turun ambil bagian di ajang Porprov tersebut.

Ditambahkan Frans yang sederhana ini, dengan bangganya, emas yang diraih ini akan menjadi kado buat calon bayi yang akan lahir dari rahim sang istri. Ia berharap, sang anak nantinya juga jadi petarung seperti dirinya.

Ketua Umum Tarung Drajat Dahler SH yang juga Kadiskoperindag UKM Payakumbuh, bersyukur sekali terhadap semangat para atlet yang turun berlaga dengan semangat membara.

Walaupun cabor Tarung Derajat Payakumbuh baru berhasil meraih satu emas, dua perak dan dua perunggu hasil ini tetap membuat bangga seluruh kontingen Kota Payakumbuh.

”Saya berharap prestasi yang telah meningkat ini diperhatikan pemerintah Kota Payakumbuh sarana dan prasarananya agar terwujudnya cabor yang lebih baik lagi,“ harap Dahler.(dsp)