Ketua DPRD YB Dt Parmato Alam di Musrenbang RKPD Payakumbuh 2016
”Sarana dan Prasarana, Seimbangkan Antara Membeli dan Memelihara”

Ketua DPRD Kota Payakumbuh YB Dt Parmato Alam saat Pleno Musrenbang RKPD 2016 memberikan Paparan, Selasa 24 Maret 2015
Ketua DPRD Kota Payakumbuh YB Dt Parmato Alam saat Pleno Musrenbang RKPD 2016 memberikan Paparan, Selasa 24 Maret 2015

Payakumbuh, PADANGTODAY.com-Ketua DPRD Kota Payakumbuh YB Dt Parmato Alam dengan lantang meminta Pemko Payakumbuh untuk menempatkan sarana dan prasarana pendidikan secara merata dan berimbang. Lalu, pemeliharaan sarana-sarana pendidikan secara rutin dari tahun ke tahun lebih baik dan terarah.
”Jangan kita bisa membeli tetapi tidak mau dan mampu memelihara,” tegas YB Dt Parmato Alam dalam paparannya di sidang pleno Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) RKPD 2016, yang digelar di GOR M Yamin Kubu Gadang Payakumbuh, Selasa (24/3).

Musrenbang yang dibuka oleh Wawako Suwandel Mukhtar dan dipimpin oleh Staf Ahli Walikota Indra Sofyan MM itu dikatakan oleh Ketua Badan Perencanaan Pembangunan Payakumbuh Drs Ridha Ananda sebagai konsepsi penting arah pembangunan Kota Payakumbuh. Dalam sambutannya Ridha Ananda menyebut pentingnya pembangunan jalan dan irigasi yang masih kurang di Payakumbuh.

Sementara itu, oleh Kepala Bappeda Sumbar, disebutkan bahwa pembangunan Sumbar ke depan diarahkan pembangunan maritim dan perikanan. Payakumbuh pun diharapkan mampu menyesuaikan rencana pembangunan yang disadur dari arah pembangunan nasional ini.

Dua Kurikulum

Ketua DPRD YB Dt Parmato Alam menyesak soal penerapan dua kurikulum; 2006 dan 2013. Pemko Payakumbuh harus bijak menyikapi hal ini. Penting kiranya, menghadapi kasus ini ntuk meninjau respon seluruh anak didik, wali murid, dan warga belajar lainnya, termasuk pendidik.

”Kiranya kurikulum 2006 untuk Kota Payakumbuh perlu dipertimbangkan dan dipertahankan,” begitu paparan Ketua DPRD.

Begitupun sektor jalan dan irigasi. Senada dengan Ketua Bappeda Ridha Ananda, dikatakan YB Dt Parmato Alam bahwa untuk menghadapi arus transportasi 2016 yang akan meningkat signifikan, maka perlu membuat, memperbaiki, dan menyelesaikan jalan darat khususnya jalur Selatan agar pengaturan dan tertib lalu lintas terwujud di 2016. Soalan irigasi, harapan petani terhadap irigasi yang lancar sangatlah tinggi.

YB Dt Parmato Alam kemudian menyentak peserta Musrenbang dengan sarana perkantoran khususnya Kantor Walikota yang baru di Poliko, diharapkan di 2016 telah siap 100 persen dan Walikota beserta seluruh jajaran sudah menempati perkantoran baru itu. Termasuk aset Kabupaten Limapuluh Kota yang berada di Kota Payakumbuh, sudah saatnya dibebaskan secara bertahap dan berlanjut sehingga tatanan kota lebih baik lagi.

Menyoal reformasi birokrasi untuk melakukan perbaikan, meubah, membetulkan, membersihkan, berwibawa, serta dicintai rakyat, maka Pemko Payakumbuh harus menyikapi hal ini. Ke depan menempatkan pegawai harus sesuai dengan bidang keahlian, kemampuan, dan golongan kepangkatannya.

Mempersoalkan penggabungan keluharan, YB Dt Parmato Alam mengatakan jangan ada lagi Lurah dengan latar belakang keahlian perhubungan, pendidik, atau bidang khusus lainnya ditempatkan sebagai Lurah. Sebab, hasilnya, akan sangat jauh dari harapan pelaksanaan roda pemerintahan itu sendiri.(Dodi Syahputra)