Kadis Kesehatan Elzadaswarman memeriksa makanan yang dijual di pasar pabukoan, guna mengantisipasi agar makanan tidak menggunakan bahan berbahaya.

Turunkan Tim, Pemko Periksa Makanan Mengandung Bahan Berbahaya

Kadis Kesehatan Elzadaswarman memeriksa makanan yang dijual di pasar pabukoan, guna mengantisipasi agar makanan tidak menggunakan bahan berbahaya.
Kadis Kesehatan Elzadaswarman memeriksa makanan yang dijual di pasar pabukoan, guna mengantisipasi agar makanan tidak menggunakan bahan berbahaya.

Payakumbuh

Sejak H-3  Ramadhan 1436 lalu, hingga hari pertama puasa, Kamis (18/6),  Dinas Kesehatan bersama Dinas Koperasi UMKM Industri Perdagangan, dibantu petugas Satpol PP dan anggota Polresta Payakumbuh, turun ke pasar tradisional di Pasar Ibuah  dan Pasar Pabukoan Payakumbuh, untuk memantau makanan yang mengandung bahan berbahaya.

Tim terpadu dipimpin Kadis Kesehatan Elzadaswarman, SKM, MPPE, itu turun dalam rangka menjalankan amanah  Perda Payakumbuh Nomor 1 Tahun 2014, tentang Pangan Sehat dan Bebas Bahan Berbahaya, serta Perwako tentang Keamanan Pangan.

”Sebelum Ramadhan, Walikota Riza Falepi sudah menugaskan tim, dan memastikan agar seluruh bahan makanan atau makanan siap saji yang dijual di Payakumbuh, dipastikan bebas dari bahan berbahaya,” ungkap Pak Zed panggilan akrab Kadis Kesehatan ini.

Dikatakan, tidak hanya menjelang Ramadhan, secara berkala, tim sudah sering memantau seluruh bahan makanan yang dijual di Pasar Ibuah bebas dari bahan berbahaya. Petugas dengan membawa alat labor memeriksa setiap makanan yang dicurigai dicampur zat yang dilarang, seperti borax, formalin, rhodamin, methanil yellow, tartarizin dan orange G. Terhadap pedagang nakal langsung ditindak dan diberi penyuluhan tentang kesehatan.

Khusus  makanan dan minuman yang dijual di Pasar Pabukoan, agar tidak menganggu kegiatan jual beli di pasar pabukoan itu, petugas lebih awal memeriksa makanan yang digelar pedagang. Operasi  dilakukan, sejak pukul 14.00 hingga pukul 15.30 WIB.

”Alhamdulillah, seluruh makanan yang dijual bebas dari bahan berbahaya. Namun, tim menegur beberapa pedagang yang dinilai kurang memperhatikan hygenis makanan, karena tidak menutup makanan yang dijual. Pedagang tersebut, akhirnya menyadari dan langsung menyediakan penutup makanan dimaksud,” sebut pak Zed.(mnc)

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s